Pencarian

Balita 1 Tahun di Samarinda Meninggal Setelah Sesak Napas, TRC PPA Kaltim Temukan Paparan Asap Karhutla di Rumah Duka

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 13:31:01 WIB
Balita 1 Tahun di Samarinda Meninggal Setelah Sesak Napas, TRC PPA Kaltim Temukan Paparan Asap Karhutla di Rumah Duka
Tim TRC PPA Kaltim mendatangi rumah duka balita YS di Samarinda untuk menanyakan riwayat kesehatan korban kepada keluarganya.

SAMARINDA — Kedatangan tim TRC PPA Kaltim ke rumah duka bukan tanpa alasan. Warga sekitar menyampaikan keluhan yang sama: asap karhutla masuk ke permukiman mereka setiap hari, disertai abu hitam yang beterbangan di halaman.

Rina merasakan langsung kondisi itu saat berada di lokasi. Matanya perih, katanya, karena asap memang masuk ke wilayah tersebut.

"Kalau untuk kepekatan asap, memang masuk ke wilayah sini. Mata memang agak perih, karena memang ada asap. Bahkan informasi dari ibu korban dan tetangga, setiap pagi itu memang ada abu terbang yang warna hitam di halaman rumah," kata Rina kepada detikKalimantan, Sabtu (17/10/2026).

Riwayat Kesehatan YS: Keterlambatan Tumbuh Kembang dan Peradangan Mata

TRC PPA menanyakan langsung riwayat kesehatan YS kepada ibunya, Sindhy Jumatun (25). Balita itu memiliki kondisi bawaan keterlambatan tumbuh kembang dan peradangan pada mata, sehingga harus menjalani pemeriksaan rutin setiap dua pekan.

Meski menemukan keluhan warga soal paparan asap, Rina menolak menarik kesimpulan. Kaitan antara asap dan kondisi kesehatan YS, menurutnya, harus dijelaskan lewat pemeriksaan medis.

"Tadi kami sudah dengar langsung penjelasan ibu korban terkait riwayat kesehatan YS. Tapi kalau kaitannya apa, saya tidak mau mengait-ngaitkan. Karena itu ranah medis untuk menjelaskan seperti apa," ujarnya.

Laporan Anak Masuk Rumah Sakit karena Gangguan Pernapasan dan TBC

Kasus YS bukan satu-satunya laporan yang diterima TRC PPA Kaltim. Rina menyebut timnya menerima laporan anak yang dirawat di rumah sakit karena keluhan pernapasan, serta informasi seorang ibu dan anak yang di

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks