KALIMANTAN TIMUR — Entertainment 360 dan Griffin Gaming Partners resmi meluncurkan HITpoint Entertainment, perusahaan baru yang fokus mengadaptasi karakter dan cerita video game ke film serta televisi. Griffin Gaming mengelola aset lebih dari 1,6 miliar dolar AS di industri game, sementara Entertainment 360 punya rekam jejak produksi serial Game of Thrones. Perusahaan ini menyasar genre luas, dari aksi hingga horor, dengan melibatkan kreator game sejak tahap pengembangan.
HITpoint Entertainment dibentuk sebagai wadah yang menyatukan keahlian produksi Entertainment 360 dengan jaringan Griffin Gaming di sektor game. Entertainment 360 berbasis di Century City, sedangkan Griffin Gaming berkantor di Santa Monica.
Langkah ini menempatkan HITpoint sebagai pemain baru di persimpangan industri game dan Hollywood. Perusahaan tersebut akan mencari, mengembangkan, mengemas, dan memproduksi adaptasi lintas genre yang ada di dunia game.
Rekam Jejak Kedua Perusahaan
Entertainment 360 bukan nama asing di produksi berbasis IP. Klien perusahaan ini terlibat sebagai penulis dan pemain dalam film The Legend of Zelda yang sedang disiapkan.
Entertainment 360 juga memproduksi kesepakatan adaptasi dengan Universal untuk properti milik Atari yang belum diungkap detailnya. Di sisi lain, Peter Levin selaku co-founder dan managing director Griffin Gaming berperan penting membawa Fallout ke layar kaca.
Genre yang Disasar HITpoint
HITpoint akan menangani adaptasi dari berbagai genre yang hidup di ekosistem game. Cakupannya meliputi aksi, horor, tontonan konsep tinggi, komedi, romansa, hingga cerita coming-of-age.
Perusahaan baru ini ingin mengejar franchise besar yang sudah hits sekaligus game independen yang tumbuh cepat. Griffin Gaming baru saja meluncurkan dana khusus untuk judul game independen yang punya potensi Hollywood.
Alasan di Balik Peluncuran
Data industri jadi dasar utama langkah ini. Diperkirakan lebih dari 3,7 miliar orang di seluruh dunia aktif memainkan video game.
Generasi Z yang tahun lalu menyumbang hampir 40 persen penonton bioskop Amerika Utara menempatkan game sebagai hiburan favorit. Adaptasi game terbaru seperti A Minecraft Movie, serial Fallout di Amazon, dan The Last of Us di HBO disebut menunjukkan besarnya potensi IP gaming di bioskop maupun streaming.
Kutipan Peter Levin
"Video game adalah salah satu sumber cerita dan karakter paling menarik untuk film dan televisi, tapi mengadaptasinya dengan sukses butuh pemahaman nyata atas kreativitas dan passion yang dibawa para pengembang," kata Peter Levin.
Levin menyebut Griffin telah lama membangun hubungan dengan komunitas game, dari penerbit besar hingga studio independen. Ia memandang HITpoint sebagai sumber daya pembeda bagi lebih dari 100 perusahaan portofolio Griffin dan ekosistem game secara luas.
Pandangan Entertainment 360
"Bagi audiens muda, game bukan minat sampingan. Di sanalah banyak karakter, cerita, dan dunia favorit mereka hidup," ujar pihak Entertainment 360.
Entertainment 360 didirikan pada 2002 dan menerima investasi minoritas strategis dari firma private equity Carlyle pada 2025. Menurut mereka, Hollywood sudah lama punya infrastruktur untuk menemukan buku dan materi sumber lain sejak awal, dan HITpoint membawa fokus serupa ke dunia game.
Keterlibatan Kreator Game
HITpoint menempatkan penghormatan terhadap materi sumber sebagai inti budaya dan pendekatan bisnisnya. Kreator game akan dilibatkan sejak pengembangan awal hingga produksi.
Model ini memberi mereka akses langsung ke penulis, sutradara, aktor, dan mitra produksi terkemuka. Perekrutan khusus untuk mengelola HITpoint akan diumumkan pada tahap berikutnya.