Pencarian

Panas Bumi Ungaran dan Wisata Bandungan Dinilai Bisa Berjalan Berdampingan

Jumat, 16 Oktober 2026 • 13:36:31 WIB
Panas Bumi Ungaran dan Wisata Bandungan Dinilai Bisa Berjalan Berdampingan
Pengamat pariwisata Bambang Mintosih menilai pengembangan PLTP Gunung Ungaran dan wisata Bandungan dapat berjalan berdampingan.

KALIMANTAN TIMUR — Pengamat pariwisata Bambang Mintosih menilai pengembangan PLTP Gunung Ungaran dan sektor wisata Bandungan, Kabupaten Semarang, bisa berjalan berdampingan tanpa saling menegasikan. Mantan Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) itu menyebut dialog lintas pemangku kepentingan jadi kunci penyelarasan energi, lingkungan, dan ekonomi daerah.

Bambang Mintosih menegaskan pengembangan energi panas bumi dan pariwisata tidak perlu diposisikan sebagai dua kutub yang bersaing. Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026), ia menyoroti perlunya perencanaan yang menyelaraskan tiga kepentingan sekaligus: pengembangan energi, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pandangan itu muncul saat pembahasan soal PLTP Gunung Ungaran yang berada di kawasan penyangga destinasi wisata Bandungan. Kawasan tersebut sudah lama dikenal sebagai tujuan wisata alam dan kuliner di Jawa Tengah, sehingga kehadiran proyek energi bersih di sekitarnya menuntut pendekatan yang tidak gegabah.

Dialog Jadi Syarat Utama

Bambang menempatkan dialog sebagai prasyarat, bukan pelengkap. Menurutnya, seluruh unsur ekosistem pariwisata harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, mulai dari pengelola destinasi, pelaku perhotelan, pusat oleh-oleh, biro perjalanan, komunitas, masyarakat, hingga pemerintah.

“Pengembangan panas bumi dan pariwisata perlu ditempatkan dalam perspektif pembangunan daerah yang lebih luas. Kehadiran sumber energi bersih dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pembangunan, sementara sektor pariwisata terus mengembangkan daya tarik dan aktivitas ekonomi yang sesuai dengan karakteristik daerah. Kuncinya adalah membuka ruang dialog dan urun rembug bersama seluruh pemangku kepentingan,” kata Bambang yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat PHRI Jawa Tengah.

Ia menambahkan, komunikasi terbuka diperlukan agar berbagai kepentingan bisa dipertimbangkan, termasuk keberlanjutan destinasi wisata dan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Tanpa itu, risiko gesekan antara proyek energi dan kepentingan pariwisata sulit dihindari.

Bandungan dan Peluang Sport Tourism

Dari sisi pariwisata, Bambang menilai Bandungan dan sekitarnya punya ruang untuk memperkaya pengalaman wisatawan lewat wisata berbasis aktivitas dan kreativitas lokal. Keindahan alam saja tidak cukup; diversifikasi atraksi dan penguatan ekosistem usaha lokal menjadi penentu.

Salah satu yang ia soroti adalah sport tourism. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga, terutama ajang lari, dinilai mampu mendatangkan wisatawan sekaligus menggerakkan usaha lokal seperti penginapan, kuliner, dan transportasi.

Potensi lain datang dari kopi lokal yang dikembangkan anak-anak muda dan pelaku kreatif. Bambang melihat kopi bisa menjadi pintu masuk bagi wisata kuliner, wellness tourism, serta pengalaman wisata alternatif yang memperluas pilihan wisatawan.

Manfaat yang Harus Nyata bagi Warga

Bambang menekankan, setiap upaya pembangunan di kawasan itu harus memberi nilai tambah bagi daerah. Pelaku UMKM, pengelola destinasi, dan komunitas lokal menjadi pihak yang paling langsung merasakan dampaknya jika perencanaan dilakukan dengan benar.

“Seluruh unsur ekosistem pariwisata perlu dilibatkan, mulai dari pengelola destinasi, pelaku perhotelan, pusat oleh-oleh, biro perjalanan, komunitas, masyarakat, hingga pemerintah. Dialog ini penting untuk mengidentifikasi peluang, mengantisipasi tantangan, dan memastikan setiap upaya pembangunan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Dengan pendekatan itu, PLTP Gunung Ungaran tidak hanya dipandang sebagai proyek energi, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat daya saing pariwisata Kabupaten Semarang. Keberhasilan penyelarasan ini akan menentukan apakah kawasan Bandungan bisa tumbuh sebagai destinasi yang tetap lestari sekaligus menikmati manfaat dari kehadiran energi bersih.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks