Pencarian

Filosofi Teduh dan Nowela Rilis Christmas Corazon, Lirik Empat Bahasa

Minggu, 18 Oktober 2026 • 16:06:31 WIB
Filosofi Teduh dan Nowela Rilis Christmas Corazon, Lirik Empat Bahasa
Duo Filosofi Teduh merilis single Natal "Christmas Corazon" bersama Nowela pada 18 Oktober 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Duo Filosofi Teduh merilis single Natal original berjudul "Christmas Corazon" pada 18 Oktober 2026 dengan menggandeng penyanyi Nowela. Lagu ini memadukan empat bahasa dalam liriknya, yakni Indonesia, Inggris, Spanyol, dan Papua. Nowela tidak hanya menyumbang suara, tetapi juga terlibat dalam proses kreatif lagu tersebut.

Filosofi Teduh, duo yang terdiri dari Frida dan DJ FTH, merilis lagu Natal berjudul "Christmas Corazon" bersama Nowela. Lagu ini lahir dari sebuah pertanyaan sederhana: di tengah begitu banyak lagu Natal yang didengar setiap tahun, seperti apa suara Natal yang lahir dari Indonesia hari ini?

Empat Bahasa dalam Satu Lagu

Pemilihan empat bahasa dalam "Christmas Corazon" berangkat dari kedekatan dengan budaya dan perayaan Natal di berbagai tempat. Bahasa Indonesia dipakai karena menjadi rumah tempat lagu ini lahir, sementara Inggris lekat dengan lagu-lagu Natal dan budaya populer dunia.

"Spanyol membawa warna budaya dan tradisi Natal dari dunia Hispanik, sekaligus menjadi asal kata Corazon yang berarti hati," urai Filosofi Teduh dalam pernyataan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Bahasa Papua ikut dimasukkan karena membawa warna Indonesia Timur sekaligus menjadi bagian penting dari identitas Nowela. Keempat bahasa itu tidak dibuat berdiri sendiri, melainkan dilebur menjadi satu bahasa musik yang baru.

Hati sebagai Pusat Karya

Filosofi Teduh menyebut "hati" sebagai pusat dari keseluruhan karya ini. Natal dimaknai sebagai kasih, kehangatan, kebersamaan, sukacita, dan hati yang kembali mengingat apa yang benar-benar berarti.

"Karena itu, 'CHRISTMAS CORAZON' bukan hanya ingin menjadi lagu yang terdengar di bulan Desember. Ia ingin menjadi sebuah lagu yang terasa," tulis mereka.

Identitas lagu ini digambarkan membawa berbagai budaya ke dalam satu perayaan. Dari Indonesia, dengan suara Papua, dan bahasa yang melintasi batas untuk merayakan Natal bersama.

Alasan Memilih Nowela

Filosofi Teduh ingin membuat lagu Natal dengan identitas kuat. Karena itu, mereka tidak hanya mencari penyanyi dengan vokal kuat, tetapi juga pemilik suara yang punya cerita. Pilihan kemudian jatuh kepada Nowela.

Pelantun "Kau Masih Kekasihku" itu bahkan terlibat dalam proses kreatif "Christmas Corazon", bukan sekadar mengisi suara di lagu yang menggabungkan empat bahasa tersebut.

Single "Christmas Corazon" menambah daftar rilisan Natal original dari musisi Indonesia, sekaligus memperluas pendekatan lintas bahasa dalam musik pop lokal menjelang akhir tahun.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks