Pencarian

DLHK Berau Koordinasikan Pemantauan Kualitas Udara Real-Time ke KLH, Alat Manual Jadi Kendala

Selasa, 20 Oktober 2026 • 11:01:31 WIB
DLHK Berau Koordinasikan Pemantauan Kualitas Udara Real-Time ke KLH, Alat Manual Jadi Kendala
Kepala DLHK Berau Zulkifli Azhari menjelaskan pengaruh cuaca terhadap kualitas udara di Berau.

BERAU — Kepala DLHK Berau Zulkifli Azhari menjelaskan bahwa perubahan cuaca yang dinamis membuat kualitas udara di wilayahnya kerap terpengaruh asap kiriman dari luar daerah. Kondisi itu memperbesar kebutuhan pemantauan yang cepat dan berkelanjutan.

"Karena kondisi cuaca berubah-ubah, relatif kualitas udara terpengaruh karhutla dari luar Berau," ujar Zulkifli.

Meski begitu, Zulkifli mengakui kondisi udara dalam beberapa hari terakhir relatif membaik. Pengujian ulang hanya akan dilakukan bila terdeteksi lonjakan pencemaran yang signifikan.

"Kita akan ukur ulang jika ada indikasi peningkatan pencemaran udara yang cukup signifikan," ucapnya.

Alat dan SDM Terbatas Jadi Penghambat Utama

Keterbatasan peralatan pengujian manual bukan satu-satunya kendala. DLHK Berau juga menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dalam menjalankan pemantauan rutin.

"Alat dan SDM kita terbatas. Saat ini DLHK Berau sedang berkoordinasi dengan KLH pusat agar alat yang digunakan pemerintah pusat terkoneksi secara real-time untuk menguji kualitas udara di daerah," jelas Zulkifli.

Dengan metode manual, data kualitas udara di Berau tidak bisa diperbarui secara otomatis. Pemantauan bergantung pada jadwal pengujian dan tenaga petugas yang tersedia.

Integrasi Sistem Digital Dipercepat demi Respons Cepat

Langkah integrasi dengan KLH diharapkan mempercepat respons pemerintah daerah ketika terjadi penurunan kualitas udara. Data yang terkoneksi real-time memungkinkan deteksi dini sebelum dampak kabut asap memburuk.

Selain itu, masyarakat dapat mengakses data kualitas udara secara terbuka sebagai dasar mengantisipasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan. Transparansi data dinilai penting agar warga bisa menyesuaikan aktivitas luar ruang saat kualitas udara menurun.

DLHK Berau belum memerinci jadwal pasti koneksi sistem ke KLH maupun jumlah alat yang akan terintegrasi. Koordinasi dengan pemerintah pusat masih berjalan.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbontang.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks