Pencarian

Polisi Balikpapan Selidiki Kematian Pelajar SMP di Manggar, Diduga Jerat Leher

Minggu, 27 September 2026 • 11:01:31 WIB
Polisi Balikpapan Selidiki Kematian Pelajar SMP di Manggar, Diduga Jerat Leher
Petugas Reskrim Polsek Balikpapan Timur dan INAFIS Polresta Balikpapan melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban.

BALIKPAPAN — Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur bersama Unit INAFIS Polresta Balikpapan melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban. Petugas mengumpulkan sejumlah informasi dan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen menyampaikan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui ayah korban sekitar pukul 16.30 Wita.

Ayah Korban Mendobrak Pintu yang Terkunci dari Dalam

Saat hendak masuk ke dalam rumah, ayah korban mendapati pintu terkunci dari dalam. Ia beberapa kali memanggil NJ, tetapi tidak ada respons.

Sang ayah kemudian berupaya masuk dengan mendobrak pintu. Di dalam rumah, ia menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Selanjutnya, korban diturunkan ke lantai dan diberikan pertolongan dengan cara melakukan pompa dada menggunakan tangan," kata Chusen, Sabtu (26/9/2026).

Warga sekitar turut dimintai bantuan sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Lanud Dhomber untuk pemeriksaan dan pertolongan medis. Pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Hasil Pemeriksaan: Tidak Ada Tanda Kekerasan Fisik

Pemeriksaan luar terhadap tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka akibat benda tajam atau benda tumpul. Meski demikian, polisi belum menutup kemungkinan adanya faktor lain yang berkaitan dengan kematian NJ.

"Dari hasil pemeriksaan di RSKUD Balikpapan korban diduga meninggal dunia dikarenakan akibat jerat pada leher yang disebabkan oleh (dugaan) gantung diri," ujar Chusen.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa tersebut. Kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Polisi Imbau Warga Tidak Sebar Foto dan Video Belum Terverifikasi

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan foto, video, maupun informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa itu. Informasi mengenai penyebab kematian sepenuhnya menunggu hasil penyelidikan.

Kasus kematian remaja ini turut menyoroti pentingnya kepedulian lingkungan sekitar, khususnya keluarga, terhadap kondisi anak dan remaja. Ketika seorang anak menunjukkan perubahan perilaku atau menghadapi persoalan berat, komunikasi terbuka dan dukungan orang terdekat menjadi langkah penting.

Jika seseorang berada dalam kondisi krisis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, dukungan segera dari keluarga, tenaga profesional, atau layanan darurat setempat diperlukan.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inibalikpapan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks