SAMARINDA — Sorotan utama suporter bukan hanya hasil imbang tanpa gol laga Persijap Jepara versus Borneo FC, melainkan masa depan tim kebanggaan mereka di kancah internasional. Kekhawatiran itu terjawab sudah setelah Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memberikan sinyal hijau untuk perbaikan Stadion Segiri.
Momen Nobar Jadi Ajang Curhat Suporter
Rudy hadir bersama istrinya, Sarifah Suraidah, di Hotel Claro Pandurata yang dipenuhi atribut oranye khas Pesut Etam. Di tengah suasana nobar yang cair, perwakilan Pusamania, Mario, tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Borneo FC menjaga marwah Kaltim. Tapi sayang sekali kalau kita harus main di luar Pulau Kalimantan karena stadion belum memenuhi standar lampu FIFA,” ujar Mario di hadapan Rudy.
Standar Pencahayaan FIFA Jadi Syarat Mutlak
Persoalan utama yang disorot adalah penerangan Stadion Segiri yang dinilai belum memenuhi regulasi AFC dan FIFA untuk pertandingan tingkat Asia. Selama ini, kekhawatiran terbesar suporter adalah jika Borneo FC harus meminjam stadion di luar Kalimantan, seperti yang sempat menjadi wacana.
“Jangan sampai tim kebanggaan kita justru bermain di pulau orang karena kandangnya sendiri belum siap,” kata Mario menambahkan.
Janji Gubernur: Lampu Stadion Bisa Dibenahi
Menanggapi hal itu, Rudy Mas’ud langsung merespons positif. Dengan nada optimistis, ia membandingkan upaya pembenahan stadion dengan proyek revitalisasi hotel yang dinilai lebih rumit.
“Kalau hotel ini saja bisa kita hidupkan, apalagi cuma lampunya saja. Bisa, toh?” kata Rudy yang langsung disambut sorakan gemuruh suporter.
Rudy memastikan teknis pembenahan akan segera dibahas. Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen agar Stadion Segiri bisa digunakan untuk laga perdana Borneo FC di kompetisi Asia pada Agustus mendatang.
Dukungan Sponsor Juga Disorot
Tak hanya infrastruktur, suporter juga mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kaltim ikut memperkuat finansial klub. Mereka bahkan membuka peluang pemberian bonus jika Borneo FC berhasil meraih gelar juara liga musim ini.
Rudy mengaku siap membantu menjembatani komunikasi dengan dunia usaha. “Kita akan coba bantu komunikasikan terkait sponsor. Yang penting semangatnya tetap menang, menang, dan menang,” ujarnya.
Meski hasil laga tandang melawan Persijep Jepara berakhir tanpa gol, peluang Borneo FC bersaing di papan atas BRI Super League masih terbuka. Kini, perhatian publik beralih pada realisasi janji perbaikan Stadion Segiri yang menjadi pintu gerbang kebanggaan Kalimantan Timur di level Asia.