Pencarian

Changan Siapkan 15 Model Baru dalam Tiga Tahun, Target 100 Dealer pada 2030

Rabu, 22 Juli 2026 • 10:13:31 WIB
Changan Siapkan 15 Model Baru dalam Tiga Tahun, Target 100 Dealer pada 2030
Direktur Penjualan Changan Auto Asia Tenggara, Sebastien Li, menyampaikan paparan saat peluncuran model baru di Jakarta, Selasa (21/8/2026).

KALIMANTAN TIMUR — Rencana agresif itu diumumkan langsung oleh Director of Sales Changan Auto Southeast Asia, Sebastien Li, saat acara peluncuran di Royal Glass House, Park Hyatt, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2026). Saat ini, Changan Indonesia baru memasarkan tiga model: Lumin, Deepal S07, dan Deepal S05. Dengan tambahan 15 model baru, Changan ingin memenuhi kebutuhan konsumen Tanah Air terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

"Dalam tiga tahun yang akan datang, kami akan memperkenalkan 15 model baru," ujar Sebastien Li di hadapan awak media.

Empat Jenis Teknologi Elektrifikasi Siap Dihadirkan

Dalam paparannya, Sebastien menunjukkan bahwa Changan tidak hanya akan mengandalkan satu jenis teknologi. Pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu menyiapkan portofolio elektrifikasi yang lengkap, mencakup:

  • BEV (Battery Electric Vehicle) — mobil listrik murni
  • REEV (Range Extended Electric Vehicle) — listrik dengan generator pengisi daya
  • PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) — hybrid yang bisa diisi daya eksternal
  • HEV (Hybrid Electric Vehicle) — hybrid konvensional tanpa colokan

Strategi ini menunjukkan Changan ingin menyasar berbagai segmen, dari konsumen yang sudah siap dengan infrastruktur pengisian daya hingga yang masih mengandalkan mesin konvensional sebagai cadangan.

Jaringan Purnajual Jadi Prioritas Ekspansi

Membawa banyak model baru tidak akan efektif tanpa layanan purnajual yang memadai. Saat ini, Changan baru mengoperasikan 23 dealer resmi di Indonesia. Angka itu dinilai masih terlalu kecil untuk menjangkau konsumen di luar Pulau Jawa.

"Jaringan jualan dan servis kami akan terus berkembang. Pada 2030 kami berencana mengoperasikan lebih dari 100 jaringan dealer nasional," tegas Sebastien.

Langkah ini krusial. Pengalaman beberapa pabrikan lain menunjukkan bahwa ekspansi produk tanpa diikuti perluasan bengkel resmi hanya akan menyulitkan pemilik saat servis berkala atau perbaikan.

Lokalisasi Produk untuk Jaga Daya Saing

Changan juga berkomitmen meningkatkan kandungan lokal pada model-model yang dipasarkan di Indonesia. Langkah ini bukan hanya soal memenuhi regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), tetapi juga untuk menekan harga jual agar lebih kompetitif.

"Selain mengembangkan dealer, kami juga akan mengakselerasi lokalisasi bersama partner kami," tutup Sebastien.

Dengan 15 model baru dalam tiga tahun dan target 100 dealer, Changan jelas tidak main-main di pasar Indonesia. Pertanyaannya sekarang: seberapa cepat jaringan dealer bisa mengejar laju peluncuran produk? Jika tidak seimbang, konsumen bisa saja kesulitan mendapatkan layanan yang layak. Changan punya waktu hingga 2030 untuk membuktikan bahwa ekspansi ini bukan sekadar angka di atas kertas.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks