KALIMANTAN TIMUR — Kami menguji Kia Seltos 2027 X-Line SX AWD selama sepekan penuh di jalan tol dan perkotaan. SUV subkompak ini naik kelas secara visual dan kenyamanan. Tapi ada pengorbanan yang langsung terasa saat injak pedal gas: performa mesin tidak berubah, sementara bobot kendaraan membengkak signifikan.
Desain: Mini Telluride yang Jauh dari Anonim
Generasi pertama Seltos tampil biasa saja. Kini, Kia mendandani ulang total dengan garis bodi kotak khas Telluride. Dimensi melebar: panjang bertambah 4,5 cm, lebar 2,5 cm, dan jarak sumbu roda meregang 6 cm. Hasilnya? Proporsi SUV jadi lebih kekar dan berisi.
Yang paling mencolok adalah kabin. Ruang kaki belakang kini mencapai 99 cm—terbaik di kelasnya, unggul 2,5 cm dari generasi sebelumnya. Bahu penumpang depan juga lebih lega 2,5 cm. Bagasi bertambah 28 liter. Semua ini berkat platform yang diperbesar.
Kenyamanan Berkendara: Empuk Setara Kelas Atas
Perpanjangan wheelbase tidak hanya soal ruang kabin. Kia menyetel ulang suspensi depan MacPherson strut dan belakang multilink dengan peredam pasif yang terasa seperti adaptive damping. Guncangan di jalan rusak teredam halus, body roll terkontrol, dan kabin senyap. Ini peningkatan paling signifikan dari generasi sebelumnya.
Handling tetap solid dan presisi, tapi Seltos 2027 terasa kurang lincah saat diajak bermanuver di tikungan ketat dibandingkan pendahulunya. Kia jelas memilih kenyamanan dibandingkan kegesitan. Untuk konsumen Indonesia yang mayoritas pemakaian harian di jalan perkotaan, ini pilihan tepat.
Mesin Bawaan Lama, Bobot Baru Jadi Masalah
Kia hanya membawa mesin lama ke generasi baru. Varian yang kami uji menggunakan mesin 1.6 liter turbo bensin 4-silinder dengan tenaga 190 hp dan torsi 265 Nm, dipadukan transmisi otomatis 8-percepatan. Tenaga sama persis dengan generasi sebelumnya, tapi bobot kendaraan naik dari 1.513 kg menjadi 1.665 kg—tambah 152 kg.
Akibatnya, akselerasi 0-100 km/jam butuh 8,2 detik, lebih lambat 1,1 detik dari model lama yang 7,1 detik. Untuk konteks segmen, ini masih lebih cepat dari Chevrolet Trax (8,5 detik), tapi kalah dari rival sekelas seperti Honda HR-V 1.5 Turbo yang sekitar 7,5 detik. Rasio power-to-weight memburuk dari 1 hp per 17,3 kg menjadi 1 hp per 19,3 kg.
Konsumsi BBM: Irit di Tol, Biasa di Kota
Meski bobot naik, Kia mengklaim konsumsi BBM jalan tol naik 3 mpg. Angka EPA resmi untuk varian non-hibrida adalah 24 mpg kota / 30 mpg jalan tol (setara 10,2 km/L kota dan 12,7 km/L tol). Dalam pengujian kami di jalan tol dengan kecepatan 120 km/jam, konsumsi real-world tercatat sekitar 11,5 km/L—cukup irit untuk SUV seberat ini.
Varian hybrid anyar yang akan hadir enam bulan lagi dijanjikan lebih efisien, tapi belum ada angka resmi untuk pasar Indonesia.
Fitur: Sunroof Panoramik dan Audio Harman/Kardon
Varian X-Line SX yang kami uji dilengkapi paket Prestige senilai Rp 40 juta (dari harga dasar Rp 548,5 juta). Fitur unggulan meliputi:
- Sunroof panoramik dengan power sunshade—pertama di Seltos
- Kursi depan berpendingin (ventilated seat)
- Sistem audio Harman/Kardon 8-speaker dengan subwoofer eksternal
- Layar sentuh 12,3 inci dengan navigasi dan wireless Apple CarPlay/Android Auto
- Kamera surround-view 360 derajat
Kelemahan yang Perlu Dipertimbangkan
- Performa akselerasi turun—terasa saat menyalip di jalan tol atau tanjakan curam
- Cengkeraman ban berkurang—skidpad turun dari 0,83 g ke 0,78 g akibat bobot ekstra
- Jarak pengereman memburuk—70 mph ke 0 butuh 181 kaki, lebih panjang 19 kaki dari model lama
- Harga premium—varian termahal tembus Rp 588,5 juta, bersaing langsung dengan Mazda CX-30 dan Honda HR-V teratas
- Belum ada varian hybrid untuk pasar Indonesia—harus menunggu enam bulan lagi
Verdict: Untuk Siapa Seltos 2027?
Seltos 2027 cocok untuk Anda yang: mengutamakan kenyamanan berkendara, ruang kabin lega, fitur premium seperti sunroof panoramik dan audio Harman/Kardon, serta tidak terlalu peduli dengan akselerasi responsif atau handling sporty.
Kurang cocok untuk Anda yang: sering berkendara agresif, butuh SUV lincah di tikungan, atau sensitif terhadap bobot ekstra yang memengaruhi konsumsi BBM dan akselerasi. Jika performa jadi prioritas, Honda HR-V 1.5 Turbo atau Mazda CX-30 masih lebih unggul di segmen ini.