Pencarian

DPRD PPU Soroti Rencana Disdikpora Tarik ASN Berlatar Pendidikan Jadi Guru, Waspadai Kekosongan di OPD

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 08:31:32 WIB
DPRD PPU Soroti Rencana Disdikpora Tarik ASN Berlatar Pendidikan Jadi Guru, Waspadai Kekosongan di OPD
Anggota Komisi I DPRD PPU Roman Rading saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).

PENAJAM — Rencana Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara menata pegawai berlatar belakang pendidikan untuk memenuhi kekurangan tenaga guru di sejumlah sekolah mendapat tanggapan dari DPRD PPU. Roman Rading, anggota Komisi I DPRD PPU, menilai kebijakan itu perlu mempertimbangkan kondisi pegawai serta kebutuhan personel di OPD tempat mereka bekerja saat ini.

Roman menegaskan penataan ASN berlatar belakang pendidikan bisa menjadi solusi menambah tenaga pengajar. Namun, ia mengingatkan pemindahan pegawai berpotensi menimbulkan persoalan baru di instansi asal.

Dampak Positif dan Negatif Pemindahan ASN

Menurut Roman, sisi positif kebijakan tersebut ialah mengembalikan ASN ke bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Persoalannya, pemindahan pegawai berpotensi meninggalkan kekosongan personel di OPD tertentu.

"Kalau ada niat dari Disdikpora untuk menarik kembali tenaganya yang berprofesi sebagai seorang guru, ya, yang tadinya sudah bekerja di pemerintahan, ada dampak positif dan negatifnya," ujarnya saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).

"Positifnya mengembalikan orang dari background awal ke background aslinya, tapi negatifnya lagi, pasti ada yang kosong di OPD-OPD itu," katanya.

Masa Kerja dan Kinerja ASN Harus Jadi Pertimbangan

Roman menyoroti pentingnya mempertimbangkan masa kerja dan kinerja ASN di OPD. Terlebih, jika pegawai tersebut telah bekerja selama bertahun-tahun dan mampu menjalankan tugas dengan baik.

"Kalau dia sudah bertahun-tahun melakukan kegiatannya di OPD, ya kenapa dipaksa digeser. Kalau saya sudah oke di OPD-nya dan mereka bekerja dengan bagus, kenapa tidak dipertahankan?" jelasnya.

Ia mengingatkan pemindahan pegawai jangan sampai menimbulkan kesan sebagai bentuk hukuman. Perubahan penempatan setelah bertahun-tahun bekerja di sebuah OPD dinilai dapat memunculkan pertanyaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

"Ini ada sanksi sosialnya, pasti akan berdampak kepada keluarga mereka. Dia sudah sekian tahun di OPD, kok kenapa ditarget guru, apakah ada pelanggaran yang sifatnya besar?" lanjutnya.

Dorong Rekrutmen Sarjana Baru untuk Jadi Tenaga Pendidik

Selain menata pegawai, Roman mendorong pemerintah membuka kesempatan bagi sarjana baru yang ingin mengabdi sebagai tenaga pendidik. Langkah itu dinilai sekaligus memberi peluang kerja bagi lulusan baru.

"Sekarang kan banyak sarjana-sarjana baru yang pengin mengabdi di lembaga pendidikan. Membuka ruang untuk putra-putri kita yang terbaik yang belum mendapat tempat pekerjaan," jelasnya.

Ratusan Guru Pensiun dalam Tiga Tahun Terakhir

Roman mengakui kebutuhan tenaga guru di PPU masih cukup tinggi. Kondisi itu antara lain dipengaruhi banyaknya guru yang memasuki masa pensiun dalam tiga tahun terakhir.

"Memang kita akui di Dinas Pendidikan Kabupaten Penajam ini sangat minim. Di tiga tahun terakhir ini ratusan pensiunan, tentu butuh tenaga dari sekolah ke sekolah," ujarnya.

Kebutuhan tenaga pendidik juga bertambah seiring pengembangan sekolah berstandar internasional serta kebutuhan guru untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

"Apalagi sekarang ini kita buka sekolah SNT yang berstandar internasional, jadi tentu untuk guru, dan TK, SD, SMP kan banyak buka," ujarnya.

Roman berharap rencana penataan pegawai berlatar belakang pendidikan dikaji secara matang. Pemenuhan kebutuhan guru perlu berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru berupa kekurangan pegawai di OPD lainnya.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: editorialkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks