Pencarian

6 Bulan Siswa SDN 013 Sambutan Belajar Lesehan di Ruang Kelas Baru, Bawa Meja Lipat dari Rumah

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:54:32 WIB
6 Bulan Siswa SDN 013 Sambutan Belajar Lesehan di Ruang Kelas Baru, Bawa Meja Lipat dari Rumah
Siswa SDN 013 Sambutan belajar lesehan selama enam bulan akibat belum tersedianya meja dan kursi di ruang kelas baru.

SAMARINDA — Ruang kelas baru yang semestinya menjadi tempat nyaman bagi siswa SDN 013 Sambutan untuk menimba ilmu, nyatanya belum dilengkapi mebel dasar. Akibatnya, sejak awal semester dua tahun ajaran ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah yang berlokasi di Kecamatan Sambutan itu berlangsung dalam posisi lesehan.

Kondisi tersebut langsung berdampak pada konsentrasi dan daya tahan fisik anak-anak. Guru Kelas III SDN 013 Sambutan, Dian Kuswoyo, mengungkapkan bahwa siswa lebih cepat lelah saat harus duduk di lantai dalam waktu lama.

“Pembelajaran tentu tidak senyaman jika siswa menggunakan meja dan kursi. Saat duduk di lantai, mereka lebih cepat merasa lelah sehingga konsentrasi belajar juga menjadi lebih terbatas,” ujar Dian kepada awak media.

Inisiatif Orang Tua: Bawa Meja Lipat Sendiri

Untuk menekan dampak keterbatasan fasilitas, pihak sekolah bersama orang tua murid mengambil langkah darurat. Kesepakatan pun melahirkan inisiatif membawa meja lipat dari rumah masing-masing.

“Meja yang digunakan saat ini memang dibawa masing-masing siswa dari rumah sebagai bentuk dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar anak-anak,” jelas Dian.

Menurutnya, tidak ada keluhan berarti dari para orang tua. Mereka justru mendukung langkah tersebut karena menganggap yang terpenting adalah anak-anak tetap bisa mengikuti pembelajaran secara normal tanpa harus kembali menerapkan sistem dua shift.

“Orang tua memahami kondisi yang ada dan mendukung upaya sekolah. Selama kebutuhan belajar anak-anak tetap terpenuhi, mereka tidak mempermasalahkan penggunaan meja lipat dari rumah,” tambahnya.

Plt Kadisdikbud: Itu Kebijakan Internal Sekolah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Ibnu Araby, menilai langkah yang diambil SDN 013 Sambutan merupakan kebijakan internal untuk menyiasati keterbelakangan fasilitas. Ia tidak memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai kapan pengadaan meja dan kursi akan direalisasikan.

  • Fakta Singkat:
  • Durasi: 6 bulan belajar lesehan sejak awal semester dua
  • Lokasi: SDN 013 Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
  • Solusi: Siswa membawa meja lipat dari rumah
  • Dampak: Konsentrasi belajar menurun, siswa cepat lelah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan ruang kelas baru SDN 013 Sambutan akan dilengkapi meja dan kursi permanen. Sekolah dan orang tua masih mengandalkan meja lipat sebagai solusi sementara agar kegiatan belajar tidak terhenti.

Bagikan
Sumber: borneoflash.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks