BALIKPAPAN — Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan, Ilham Rosihan Fachturoni, menyatakan angin segar baru diharapkan masuk pada November hingga Desember. Monsun Baratan atau Monsun Asia yang membawa tambahan curah hujan diperkirakan baru tiba pada periode itu.
El Nino yang terjadi saat ini tercatat sebagai salah satu yang terkuat dalam kurun waktu 100 tahun terakhir secara historis. Ilham menyebut fenomena tersebut memiliki siklus sepuluh tahunan.
"Jika melihat historisnya, fenomena ini memiliki siklus 10 tahunan. Terakhir kali El Nino kuat terjadi pada tahun 2015 lalu, dan kemungkinan memang berulang setiap dekade," ujar Ilham.
Berau dan Mahakam Ulu Diprediksi Lebih Basah dari Pesisir
Kondisi cuaca di Kaltim tidak sepenuhnya seragam. BMKG mencatat wilayah bagian utara dan barat, seperti Kabupaten Berau dan Kabupaten Mahakam Ulu, secara relatif akan sedikit lebih basah dibandingkan wilayah pesisir dan bagian tengah.
Dinamika atmosfer di wilayah utara dan barat masih mendukung pembentukan awan hujan. Untuk sepekan ke depan, peluang hujan di kawasan barat dan utara masih ada.
"Dinamika atmosfer di wilayah utara dan barat masih mendukung terjadinya pembentukan awan hujan. Untuk sepekan ke depan, peluang hujan di kawasan barat dan utara masih ada, sementara di kawasan tengah dan pesisir potensinya relatif kecil. Kalaupun ada, sifatnya hanya hujan ringan dan lokal," jelas Ilham.
Ancaman Karhutla Meningkat Selama Puncak Kemarau
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kekeringan. Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga masih tinggi selama masa puncak kemarau ini.
Wilayah pesisir dan bagian tengah Kaltim menjadi kawasan dengan potensi hujan paling kecil. Kondisi itu memperbesar risiko kekeringan di permukiman maupun lahan pertanian warga.
BMKG meminta pemda menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Warga diimbau menghindari aktivitas yang memicu percikan api di area terbuka selama cuaca kering berlangsung.