Pencarian

Pemprov Kaltim Gandeng Pakar Keamanan Siber Korea Selatan, 350 Serangan Ilegal Terdeteksi Sepanjang 2025

Rabu, 10 Juni 2026 • 15:44:01 WIB
Pemprov Kaltim Gandeng Pakar Keamanan Siber Korea Selatan, 350 Serangan Ilegal Terdeteksi Sepanjang 2025
Pemprov Kaltim menggandeng pakar keamanan siber Korea Selatan untuk memperkuat sistem digital pemerintah.

SAMARINDA — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim Muhammad Faisal menegaskan bahwa transformasi digital yang masif di lingkungan pemerintahan harus diimbangi dengan penguatan keamanan informasi yang super ketat. “Semakin banyak sistem yang terintegrasi, semakin besar pula risiko yang dihadapi. Saat ini semua Organisasi Perangkat Daerah bergantung pada sistem dan server yang sama. Jika keamanannya lemah, dampaknya bisa sangat berbahaya,” ujar Faisal di Samarinda, Selasa.

Ancaman Siber Bisa Melumpuhkan Pelayanan Publik

Menurut Faisal, ancaman peretasan fatal dapat melumpuhkan pelayanan publik jika tidak diantisipasi sejak dini. Ia mengingatkan bahwa celah keamanan tidak hanya muncul dari kelemahan sistem, tetapi sering dipicu oleh kelalaian manusia. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola digital menjadi hal yang krusial.

Teknologi Canggih Tak Berguna Tanpa Kesadaran Pengguna

Pandangan tersebut didukung oleh Head of UBT PT Sucofindo Sugeng Prayitno. Ia menekankan bahwa teknologi secanggih apapun tidak akan mampu menangkal serangan tanpa tata kelola yang baik dan kesadaran keamanan dari tiap individu. “Regulasi dan standar kita sudah siap, mulai dari sertifikasi ISO hingga Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Namun fondasi terpenting dari sistem pertahanan ini tetap berada pada perilaku penggunanya,” kata Sugeng.

Ia menambahkan, ancaman siber modern saat ini sangat dinamis dan bisa menyusup melalui perangkat internal maupun aktivitas media sosial.

Materi Seminar: Dari CSOC hingga Sertifikasi Elektronik

Agenda seminar dibuka dengan paparan global mengenai peta ancaman siber oleh Director of KISA Kwon Hyun-o. Selanjutnya, peserta dibekali materi teknis dari para ahli, antara lain:

  • Cyber Security Operations Center (CSOC) oleh Iman Karmawijaya (LSware Indonesia), yang mengupas tuntas pusat komando pertahanan siber.
  • Implementasi ISO 27001 oleh Miftachus Tsaqif Ramadhana (PT Sucofindo), terkait standar internasional sistem manajemen keamanan informasi.
  • Dokumen Digital oleh tim Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), yang mengedukasi pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik dan sertifikasi elektronik.

Sinergi Lintas Negara Hadirkan Petinggi Teknologi Global

Acara ini juga dihadiri langsung oleh sejumlah petinggi teknologi dunia, seperti Vice President LS Ware Inc Benneth Lee dan President Director of LS Ware Indonesia Kim Man Sun. Seminar diikuti secara antusias oleh perwakilan perangkat daerah serta jajaran Diskominfo kabupaten/kota se-Kaltim.

Melalui kemitraan strategis internasional ini, Pemprov Kaltim optimistis dapat membangun ekosistem digital yang tangguh. Langkah ini menjadi komitmen nyata untuk memastikan seluruh layanan publik digital di Benua Etam berjalan dengan aman, andal, dan terpercaya.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks