BALIKPAPAN — Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai kawasan Kilang Pertamina, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Balikpapan Kota, menjadi sasaran utama aksi bersih-bersih yang digelar pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kaltim sebagai respons terhadap meningkatnya potensi pencemaran lingkungan laut akibat limbah rumah tangga yang terbawa arus ke pesisir.
Sinergi Polisi dan Relawan untuk Ekosistem Laut
Aksi yang bertajuk “Jum’at Bersih Pantai dan Pesisir” ini tidak hanya melibatkan personel Ditpolairud. Relawan Garuda dan Relawan Orari turun langsung memungut sampah plastik, kayu, dan berbagai limbah lain yang menggunung di area pantai. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara aparat dan komunitas sipil dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian ekosistem laut. Sampah yang dibiarkan menumpuk di pesisir tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengancam biota laut dan kesehatan warga sekitar.
Mengapa Kawasan Kilang Pertamina Jadi Prioritas
Pantai di sekitar Kilang Pertamina merupakan salah satu titik rawan akumulasi sampah di Balikpapan. Arus laut dan aktivitas warga di sekitar permukiman padat kerap membawa sampah ke kawasan ini. Tanpa penanganan rutin, tumpukan sampah bisa mencemari area operasional kilang dan mengganggu ekosistem mangrove yang tumbuh di pesisir.
Ditpolairud Polda Kaltim berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin. Langkah ini diharapkan dapat menekan volume sampah yang masuk ke laut dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di pesisir.
Aksi Bersih-Bersih sebagai Edukasi Publik
Selain membersihkan, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi warga yang melintas atau beraktivitas di sekitar pantai. Kehadiran personel polisi dan relawan yang memungut sampah secara langsung menjadi contoh konkret bahwa menjaga kebersihan laut adalah tanggung jawab bersama.
Kawasan pesisir Balikpapan selama ini menjadi salah satu andalan sektor pariwisata dan perikanan. Menjaga kebersihannya berarti melindungi mata pencaharian warga yang bergantung pada sumber daya laut.