Pencarian

Pertamina Fasilitasi UMKM Tembus Pasar B2B, Potensi Transaksi Rp10,6 Miliar

Sabtu, 09 Mei 2026 • 23:04:01 WIB
Pertamina Fasilitasi UMKM Tembus Pasar B2B, Potensi Transaksi Rp10,6 Miliar
UMKM binaan Pertamina raih potensi transaksi Rp10,6 miliar di Inabuyer B2B2G Expo 2026.

PT Pertamina (Persero) mencatatkan potensi bisnis senilai Rp10,6 miliar bagi pelaku UMKM binaannya dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 yang berakhir pekan lalu. Capaian ini menjadi sinyal positif penguatan rantai pasok dalam negeri melalui kolaborasi strategis antara pelaku usaha kecil dengan pembeli skala besar. Angka tersebut mencakup transaksi langsung di lokasi pameran serta kesepakatan penjajakan bisnis jangka panjang.

Kehadiran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pertamina di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, pada 5–7 Mei 2026, membuahkan hasil signifikan. Dari total nilai Rp10,6 miliar yang dibukukan, transaksi ritel atau penjualan langsung di tempat mencapai Rp1,8 miliar. Sementara itu, porsi terbesar datang dari kesepakatan business matching yang menyentuh angka Rp8,8 miliar.

Rincian Transaksi Ritel dan Kesepakatan Bisnis

Nilai transaksi ritel sebesar Rp1,8 miliar menunjukkan tingginya minat pengunjung umum terhadap produk-produk lokal yang dikurasi oleh Pertamina. Namun, angka Rp8,8 miliar dari business matching menjadi poin krusial karena mencerminkan kepercayaan pembeli korporasi (buyer) terhadap kapasitas produksi UMKM binaan. Kesepakatan ini membuka jalan bagi produk lokal untuk masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa yang lebih formal dan berkelanjutan.

Langkah Pertamina membawa mitra binaannya ke ajang Inabuyer bukan sekadar untuk mengejar omzet jangka pendek. Fokus utama perusahaan adalah memperluas akses pasar agar UMKM tidak hanya bergantung pada penjualan konvensional, tetapi juga mampu memenuhi standar kebutuhan industri dan instansi pemerintah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri pada rantai pasok nasional.

Produk Unggulan yang Menarik Minat Buyer

Beberapa nama UMKM binaan terpantau menjadi magnet bagi para calon mitra selama pameran berlangsung. Agrominafiber, Meraki Cipta Rasa, Novio Fresh, Rendang Gadih, dan Otrahum merupakan deretan jenama yang mendapat atensi besar. Keberagaman sektor, mulai dari pengolahan serat alam hingga kuliner siap saji, membuktikan bahwa kualitas produk UMKM binaan telah mengalami peningkatan standar yang cukup drastis.

Kualitas dan inovasi produk menjadi faktor pembeda yang membuat para buyer tertarik melakukan kerja sama lebih lanjut. Rendang Gadih dan Meraki Cipta Rasa, misalnya, menawarkan kepraktisan tanpa mengesampingkan otentisitas rasa. Di sisi lain, Agrominafiber menunjukkan potensi material berkelanjutan yang kini tengah menjadi tren di pasar global maupun domestik.

Komitmen Memperkuat Rantai Pasok Nasional

Keberhasilan dalam menjaring potensi bisnis ini juga mengantarkan Pertamina meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan transaksi buyer potensial terbanyak dalam ajang tersebut. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat program pembinaan agar pelaku usaha kecil ini benar-benar naik kelas.

“Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas. Inabuyer menjadi momentum strategis agar UMKM binaan dapat terhubung langsung dengan buyer potensial dan masuk ke rantai pasok nasional,” ujar Baron dalam keterangan resminya.

Melalui keterlibatan aktif dalam ekosistem B2B2G (Business to Business to Government), Pertamina berupaya memastikan UMKM binaannya memiliki daya saing yang tangguh. Ke depan, dukungan terhadap akses pasar seperti ini diharapkan dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah asal para pelaku usaha tersebut, sekaligus memperkokoh struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan sektor riil.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks