SAMARINDA — Badan Narkotika Nasional Kota Samarinda menggandeng Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Samarinda untuk memperluas edukasi pencegahan narkotika di kalangan generasi muda. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan bersamaan dengan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang serta Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Samarinda Masa Bakti 2026-2031. Acara berlangsung di Aula Gedung PKK Samarinda, Jalan Mayjen S. Parman No. 1A.
Kepala BNN Kota Samarinda Kombes Pol Belny Warlansyah menyatakan kerja sama tersebut membuka ruang baru bagi anggota Pramuka untuk terlibat langsung dalam pencegahan narkoba. Wadah yang disiapkan bernama Satuan Karya Anti Narkotika.
Apa Itu Saka Anti Narkotika yang Disiapkan BNN dan Pramuka?
Belny menjelaskan Saka Anti Narkotika tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial. BNN akan menyusun sejumlah bidang atau krida yang berkaitan langsung dengan penanggulangan narkotika.
Materi dalam wadah tersebut mencakup aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, hingga rehabilitasi. BNN akan membahas teknis pelaksanaan program bersama pengurus Kwarcab Samarinda.
"Kegiatan Saka Anti Narkotika akan memiliki sejumlah bidang atau krida yang berkaitan dengan upaya penanggulangan narkotika. Materinya antara lain mencakup aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, hingga rehabilitasi," jelas Belny.
Jaringan Pramuka Dinilai Efektif Jangkau Pelajar
Menurut Belny, jaringan Pramuka yang dekat dengan lingkungan sekolah dapat membantu BNN memperluas jangkauan edukasi. Anggota Pramuka nantinya dapat menjadi bagian dari gerakan penyadaran bahaya narkoba di lingkungan generasi muda.
"Kami berharap ini dapat memperluas jangkauan edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika," ungkap Belny.
BNN Kota Samarinda dan Kwarcab Pramuka Samarinda belum merinci bentuk kegiatan Saka Anti Narkotika. Kedua pihak masih akan menyusun konsep, bidang kegiatan, serta program kerja dalam pembahasan berikutnya.
Belny memastikan BNN akan melanjutkan komunikasi dengan Kwarcab Samarinda untuk mematangkan pembentukan wadah tersebut.
"Saka Anti Narkoba ini masih di bahas bersama Kwarcab ya jadi mudah-mudahan segera selesai, kita akan sampaikan ke masyarakat," pungkas Belny.
Andi Harun Minta Pengurus Pramuka Lakukan Regenerasi
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Samarinda Andi Harun menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh Gerakan Pramuka. Ia menyampaikan pesan tersebut setelah Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Timur Fachruddin Djaprie mengukuhkannya sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Samarinda.
Setelah pengukuhan, Andi Harun melantik Saefuddin Zuhri sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Samarinda bersama jajaran pengurus untuk masa bakti 2026-2031.
"Pertama, lakukan regenerasi. Beri kesempatan kepada yang muda. Jangan yang tua-tua terus mau bertahan," ujar Andi Harun.
Ia juga meminta pengurus baru tidak berhenti pada kegiatan rutin. Menurutnya, kepengurusan periode 2026-2031 harus menghadirkan program yang memberikan dampak langsung kepada anggota dan masyarakat.
"Untuk kepengurusan periode 2026-2031 agar tidak hanya melanjutkan kegiatan sebelumnya, tetapi mampu menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan anggota Pramuka maupun masyarakat," tegasnya.
Andi Harun mengingatkan pengurus agar segera menerjemahkan ikrar pelantikan ke dalam program kerja.
"Hari ini kita dikrarkan dan dilantik, besok Gerakan Pramuka Kota Samarinda harus ada perubahan nyata yang dirasakan setelah kita dilantik," katanya.
Selain regenerasi, Andi Harun menilai Pramuka perlu memperkuat pembentukan karakter generasi muda. Nilai Pancasila dan semangat pengabdian, menurutnya, harus tetap menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan organisasi.
"Organisasi tidak boleh menjadi ruang yang hanya dipertahankan oleh kelompok atau generasi tertentu. Pembinaan karakter, nilai-nilai Pancasila, dan jiwa pengabdian harus diperkuat," tandasnya.