Pencarian

Konversi Sampah Sekolah Jadi Tabungan Emas di Samarinda, 100 Bank Sampah Siap Digandeng

Kamis, 03 September 2026 • 12:43:01 WIB
Konversi Sampah Sekolah Jadi Tabungan Emas di Samarinda, 100 Bank Sampah Siap Digandeng
Siswa di Samarinda mengumpulkan sampah terpilah untuk dikonversikan menjadi tabungan emas melalui penguatan 100 bank sampah di 10 kecamatan.

Pemerintah Kota Samarinda menggandeng PT Pegadaian Area Samarinda untuk menekan volume sampah domestik yang kini mencapai 600 hingga 800 ton per hari. Program itu mengonversi sampah yang dikumpulkan siswa di lingkungan sekolah menjadi tabungan emas melalui penguatan 100 bank sampah yang tersebar di 10 kecamatan.

SAMARINDA — Timbulan sampah domestik di Samarinda yang tembus 800 ton per hari mendorong pemkot melibatkan sektor sekolah sebagai garda terdepan pengurangan limbah. Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyebut kolaborasi dengan PT Pegadaian Area Samarinda menjadi salah satu langkah strategis yang tengah dipercepat.

Skemanya, sampah yang dipilah dan dikumpulkan para siswa tidak sekadar menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi dikonversikan menjadi investasi berupa tabungan emas. Sinergi ini dinilai mendesak mengingat data Dinas Lingkungan Hidup mencatat volume sampah harian mencapai 600 hingga 800 ton.

Mengapa Pengelolaan Sampah Dimulai dari Sekolah?

Saefuddin menjelaskan, sebanyak 100 bank sampah yang tersebar di 10 kecamatan memiliki potensi besar untuk dikolaborasikan bersama pihak sekolah dan PT Pegadaian. Penguatan bank sampah di lingkungan sekolah diharapkan mampu menekan timbulan limbah sejak dari hulu.

"Langkah ini dinilai mendesak mengingat volume sampah domestik di Samarinda saat ini telah mencapai 600 hingga 800 ton per hari berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya saat menerima audiensi jajaran PT Pegadaian di Balai Kota Samarinda, Rabu.

Tabungan Emas sebagai Insentif bagi Siswa

Melalui skema tersebut, sampah yang dikumpulkan siswa memiliki nilai ekonomi karena dapat ditukar menjadi tabungan emas. Program ini dirancang untuk menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus literasi keuangan sejak dini kepada generasi muda.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Ibnu Araby mengapresiasi kontribusi PT Pegadaian yang telah menyalurkan bantuan perbaikan dan perlengkapan sekolah di SDN 016 Desa Budaya Pampang melalui program Pegadaian Peduli Gold Generation.

"Semoga program serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di Samarinda," kata Ibnu.

Dukungan Pemkot untuk Percepatan Kerja Sama

Deputi Bisnis (Vice President) PT Pegadaian Area Samarinda Andika Dwi Prasetyo memaparkan sejumlah kontribusi yang telah berjalan, mencakup program Sekolah Emas, edukasi investasi, program sosial, dan kegiatan lingkungan. Pihaknya berharap dukungan pemkot untuk mempercepat tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) menjadi perjanjian kerja sama (PKS) di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk komitmen program pembiayaan kendaraan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Akselerasi PKS tersebut kini mulai berjalan di lapangan. Salah satunya diinisiasi lewat sosialisasi produk layanan Pegadaian oleh Pemerintah Kecamatan Samarinda Utara untuk mengedukasi para aparatur di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

"Kami meminta dukungan Pemerintah Kota Samarinda agar ke depan kami bisa terus berkontribusi. Tidak hanya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga lewat edukasi, pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan program Pegadaian lainnya yang memberi manfaat langsung," ujar Andika.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks