Pencarian

Karhutla Kaltim Picu Kerugian Rp221 Triliun dan Sekolah Libur di Kutai Barat

Selasa, 22 September 2026 • 08:32:01 WIB
Karhutla Kaltim Picu Kerugian Rp221 Triliun dan Sekolah Libur di Kutai Barat
Asap karhutla menyelimuti wilayah Kalimantan Timur dan memicu lonjakan penderita ISPA.

SAMARINDA — Enggar Setiabudi memaparkan rekam jejak bencana karhutla besar yang pernah melanda Indonesia, salah satunya pada 2015 silam. Angka kerugian yang dihitung para ahli kala itu menjadi gambaran besarnya dampak yang harus ditanggung daerah.

Kerugian tersebut mencakup kehancuran kayu komersial di kawasan hutan. Sumber daya yang menjadi bahan obat-obatan alami bagi masyarakat adat juga musnah.

Orangutan hingga ISPA Jadi Korban

Kepunahan satwa langka yang dilindungi seperti orangutan yang terperangkap dan mati terbakar menjadi ancaman nyata bagi generasi mendatang. Di sektor kesehatan publik, pekatnya asap karhutla memicu lonjakan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kondisi udara yang memburuk memaksa otoritas setempat meliburkan sekolah dan mengalihkan proses belajar mengajar secara daring.

Kutai Barat Paling Parah, Sekolah Belajar dari Rumah

Enggar menyebut kondisi udara di Kutai Barat sudah sangat buruk akibat asap kebakaran hutan dan lahan. Sekolah-sekolah di wilayah itu diliburkan dan siswa belajar secara online.

"Kemarin kondisi udara di Kutai Barat itu sudah sangat-sangat buruk karena adanya asap kebakaran hutan dan lahan, sehingga menyebabkan sekolah-sekolah itu diliburkan atau istilahnya adalah belajar dari rumah, belajar secara online, seperti zaman kita waktu COVID, karena memang kondisi udara sangat-sangat buruk," ucapnya.

Penerbangan hingga Transaksi Pasar Terganggu

Sektor perhubungan dan perdagangan ikut lumpuh akibat jarak pandang yang terbatas. Gangguan penerbangan di bandara hingga berhentinya transaksi ekonomi warga di pasar-pasar lokal menambah daftar panjang kerugian finansial daerah.

Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Enggar mengingatkan bahwa kebakaran hutan sudah sering terjadi di Kalimantan Timur. Ia menilai kerugian yang diakibatkan bukan hanya soal angka, tetapi juga kehilangan sumber daya alam dan kesehatan warga.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks