KALIMANTAN TIMUR — Insiden ini terjadi di kawasan Jalan Danau Ilung, Jalan Tjilik Riwut Km 8, Kota Palangka Raya sekitar pukul 23.30 WIB. Bripda PA diduga terlibat dalam modus penipuan yang berakhir ricuh setelah rencana pengambilalihan mobil secara paksa gagal.
Modus Test Drive Berujung Upaya Pembajakan Mobil
Peristiwa bermula saat Bripda PA mendatangi rumah seorang pria berinisial T untuk melakukan transaksi jual beli mobil bekas. Dua rekannya disebut telah tiba lebih dulu di lokasi sebelum Bripda PA datang, dan kemudian meninggalkan tempat begitu korban bersama oknum polisi tersebut melakukan test drive.
Bripda PA kemudian membawa mobil untuk uji coba bersama dua orang dari pihak pemilik. Situasi berlangsung normal hingga rombongan tiba di kawasan Jalan Telagasari. Di tengah perjalanan, Bripda PA tiba-tiba keluar dari mobil yang dikendarai dan posisinya digantikan oleh seorang pria berinisial C yang diduga telah menunggu di lokasi.
Kecurigaan Pemilik Mobil Gagalkan Aksi
Pergantian pengemudi secara mendadak itu membuat salah seorang teman pemilik mobil yang duduk di kursi belakang merasa curiga. Ia segera berupaya mencegah mobil dibawa pergi, sehingga aksi pengambilalihan kendaraan gagal total.
Keributan pun tak terhindarkan. Massa yang mengetahui insiden tersebut langsung mengamuk dan menghajar Bripda PA hingga babak belur. Beruntung, aparat keamanan setempat segera tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi oknum polisi tersebut.
Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Palangka Raya belum memberikan pernyataan resmi terkait sanksi internal terhadap Bripda PA. Namun, dugaan keterlibatan anggota aktif dalam aksi kriminal ini menjadi sorotan tajam publik, mengingat modus operandi yang terencana.
Kasus ini menambah daftar panjang kasus penipuan jual beli mobil bekas yang kerap merugikan konsumen. Modus test drive dengan dalih pembelian lalu membawa kabur kendaraan masih menjadi ancaman, terutama saat transaksi dilakukan di luar pengawasan dealer resmi.