KALIMANTAN TIMUR — Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat melantik pamong praja muda angkatan ke-33 IPDN di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu. Ia menekankan bahwa seluruh pakar dunia sepakat posisi perekonomian Indonesia dalam 25 tahun mendatang akan melampaui negara-negara besar Eropa.
Proyeksi Ekonomi 2050 dan Peran Birokrat Muda
Menurut Presiden, potensi ekonomi Indonesia ditopang oleh wilayah yang luas dan jumlah penduduk terbesar keempat dunia. Namun, ia mengingatkan bahwa gagasan besar dan kebijakan terbaik bisa kandas jika tidak dilaksanakan sungguh-sungguh oleh birokrat di lapangan.
"Dua puluh lima tahun yang akan datang saudara-saudara yang akan menjalankan pemerintahan yang sebenarnya," kata Prabowo dalam amanatnya.
Ia menambahkan bahwa para aparatur muda yang baru dilantik kelak akan memegang kepemimpinan strategis saat cita-cita besar bangsa tercapai. Mereka disebut sebagai penentu keberhasilan pembangunan di tingkat daerah.
Pesan Presiden: Rendah Hati dan Utamakan Rakyat Kecil
Prabowo berpesan agar seluruh pamong praja muda selalu memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di daerah. Ia meminta mereka bekerja rendah hati, tidak sombong, serta mengutamakan kepentingan rakyat kecil di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
"Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan, penentu keberhasilan pembangunan di lapangan," ujar Presiden.
Persiapan Kader Penerus Bangsa
Pemerintah saat ini, kata Prabowo, terus bekerja keras membuka jalan serta menyiapkan para lulusan pamong praja sebagai penerus untuk menjaga keutuhan Republik Indonesia. Ia menargetkan kader-kader IPDN ini akan menjadi motor utama birokrasi saat Indonesia diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat dunia.
Pelantikan di Jatinangor itu menjadi momen pengukuhan komitmen Presiden terhadap pembangunan aparatur sipil negara yang tangguh. Para pamong praja muda diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pusat ke dalam aksi nyata di daerah masing-masing.