Pencarian

Review Mercedes-Benz C-Class EV 2027: Listrik Premium 482 HP, Tapi Layar Masih Overload

Jumat, 31 Juli 2026 • 00:07:31 WIB
Review Mercedes-Benz C-Class EV 2027: Listrik Premium 482 HP, Tapi Layar Masih Overload
Mercedes-Benz C-Class EV 2027 hadir dengan dua motor listrik bertenaga 482 hp dan sistem all-wheel drive selektif.

KALIMANTAN TIMUR — Mercedes-Benz C-Class EV untuk model tahun 2027 adalah gebrakan baru. Bukan sekadar versi listrik dari C-Class bensin, mobil ini punya tampilan yang sangat berbeda, dengan gril besar di depan dan desain belakang yang mengikuti bahasa desain terbaru Mercedes. Tapi yang paling penting, mobil ini menghilangkan banyak keanehan dari lini EQ awal dan terasa lebih seperti sedan mewah konvensional.

Dapur Pacu: 482 HP dengan AWD Selektif

C400 4Matic mengandalkan dua motor listrik—satu di depan dan satu di belakang—yang menghasilkan total 482 tenaga kuda. Semua varian sudah all-wheel drive. Yang menarik, motor belakang bekerja penuh waktu, sementara motor depan hanya aktif saat dibutuhkan. Saat melaju di jalan tol dengan kecepatan konstan, motor depan otomatis melepas kopling demi efisiensi.

Hasilnya? Kami perkirakan akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) tembus 3,8 detik, lebih cepat dari klaim pabrikan 3,9 detik. Ini membuat C-Class EV lebih kencang dari BMW i4 xDrive40 dan Audi A6 e-tron. Suspensi udara dan kemudi roda belakang tersedia sebagai opsi untuk meningkatkan kenyamanan dan kelincahan.

Kabin: Layar Raksasa vs Ruang Kaki Belakang

Seperti ekspektasi pada Mercedes, kabin C-Class EV dipenuhi material berkualitas tinggi. Jok dilapisi kulit Nappa, dan pilihan trim meliputi serat alami white open-pore atau kayu birch open-pore dalam warna abu-abu atau cokelat. Tapi pusat perhatian adalah layar raksasa yang membentang di dasbor: cluster instrumen digital 12,3 inci, layar sentuh tengah 17,7 inci, dan layar penumpang 12,3 inci yang menyatu jadi satu kesatuan.

Sayangnya, meski nyaman diduduki, ruang kaki belakang terbatas karena sempitnya ruang di bawah jok depan. Kabar baiknya, headroom sedikit lebih lega berkat wheelbase yang lebih panjang. Jika memilih panoramic sunroof opsional, penumpang belakang bisa melihat 162 bintang kecil bercahaya yang terintegrasi di panel kaca—tapi atap kaca ini tidak sepenuhnya menghalangi sinar matahari.

Range dan Charging: 400 Mil dengan Arsitektur 800-Volt

C-Class EV menggunakan arsitektur 800-volt baru Mercedes dengan baterai 94 kWh. Klaim pabrikan, C400 4Matic punya kapasitas DC charging hingga 330 kW di stasiun 800-volt. Itu berarti tambah 202 mil range hanya dalam 10 menit. Berdasarkan siklus WLTP Eropa yang cenderung longgar, kami perkirakan angka EPA-nya sekitar 400 mil. Setiap C-Class EV juga dibekali DC converter untuk charging di Supercharger Tesla 400-volt.

Kelemahan yang Perlu Dipertimbangkan

  • Overabundance of screens: Tiga layar di dasbor terasa berlebihan dan bisa mengganggu konsentrasi, terutama jika Anda bukan teknofil.
  • Kurang ruang kaki belakang: Untuk mobil seharga ini, ruang kaki di kursi belakang terbatas—masalah umum di segmen sedan kompak.
  • Atap kaca kurang efektif: Panoramic sunroof dengan 162 bintang memang cantik, tapi tidak sepenuhnya memblokir sinar matahari langsung.
  • Regenerative braking tidak konsisten: Mode Intelligent kadang tidak bisa diprediksi, meski ada paddle setir untuk penyesuaian manual.

Verdict: Untuk Siapa Mobil Ini?

C-Class EV 2027 adalah pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan sedan listrik mewah dengan performa gahar dan range panjang. Namun, jika prioritas Anda adalah ruang kabin belakang yang lega atau Anda tidak suka kabin yang didominasi layar, mungkin perlu lihat alternatif. Mercedes sendiri menawarkan CLA-Class EV sebagai opsi entry-level yang lebih kecil dan lebih murah.

Kami akan memberikan penilaian final setelah menguji mobil ini di jalan Indonesia yang tidak mulus. Tapi dari kesan awal di Finlandia, C-Class EV menawarkan keseimbangan antara kenyamanan S-Class dan kelincahan yang sportif—dengan beberapa catatan yang perlu Anda timbang sendiri.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks