LOA KULU — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meresmikan Lumbung Pangan Desa Sungai Payang pada Kamis (4/6/2026). Bupati Kukar Aulia Rahman Basri hadir langsung dan meninjau proses pengolahan sorgum yang menjadi komoditas unggulan desa tersebut.
Dalam kunjungannya, Bupati menyempatkan mencicipi aneka produk olahan sorgum buatan warga. Mulai dari camilan hingga tepung, semua berbasis sorgum yang ditanam di lahan desa setempat.
Kolaborasi Tiga Pihak: Pemerintah, Tambang, dan Yayasan
Lumbung pangan ini bukan proyek pemerintah desa semata. PT Multi Harapan Utama (MHU) dan Yayasan Pede Nusantara Madani turut menjadi mitra strategis dalam pengembangan budidaya dan pengolahan sorgum.
Bupati Aulia Rahman memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi sektor publik dan swasta ini. Menurutnya, kerja sama semacam itu menjadi contoh konkret bagaimana keterlibatan perusahaan tambang bisa berdampak langsung pada ketahanan pangan warga.
"Ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama berbagai pihak dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Sorgum Bukan Sekadar Pangan Alternatif, Tapi Bernilai Ekonomi
Bupati menekankan bahwa sorgum bukan hanya bahan pangan pengganti di tengah perubahan iklim. Ia melihat potensi ekonomi yang lebih besar dari komoditas ini.
"Sorgum bukan sekadar bahan pangan alternatif di tengah tantangan perubahan iklim, melainkan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang mampu memicu pertumbuhan usaha mikro dan ekonomi kreatif pedesaan," kata Aulia.
Keberadaan lumbung pangan ini diharapkan menjadi pusat pengelolaan dan penyimpanan hasil tani. Dengan begitu, stabilitas pasokan pangan di tingkat desa bisa lebih terjaga.
Target: Desa Mandiri dan Tangguh Hadapi Krisis Ekonomi
Pemkab Kukar menargetkan desa-desa di wilayahnya mampu mandiri secara pangan. Program sorgum di Sungai Payang diharapkan menjadi model bagi desa lain.
"Melalui penguatan sektor pangan lokal seperti sorgum, Pemkab Kukar berharap tercipta desa yang mandiri, produktif, dan tangguh menghadapi tantangan ekonomi masa depan," pungkas Bupati.
Lumbung Pangan Desa Sungai Payang kini menjadi pusat pengelolaan hasil tani sorgum. Warga setempat berharap fasilitas ini bisa memperkuat ekonomi desa dan membuka lapangan kerja baru di sektor pengolahan pangan lokal.