UJOH BILANG — Temuan kasus rabies di Kampung Ujoh Bilang menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Wakil Bupati Mahulu Suhuk menegaskan bahwa vaksinasi hewan menjadi cara paling ampuh untuk memutus rantai penularan penyakit mematikan itu.
Empat Warga Digigit, Satu Anjing Positif Rabies
Hasil uji laboratorium yang keluar pada 15 Juni 2026 memastikan bahwa sampel anjing liar yang berkeliaran di RT 05 positif rabies. Sebelum diamankan, hewan tersebut sempat menggigit empat orang warga.
“Cara ampuh memutus rantai rabies adalah vaksinasi hewan, pengawasan mobilitas hewan, dan penanganan gigitan secara cepat,” kata Suhuk di Ujoh Bilang, Selasa.
763 Dosis Sudah Disuntikkan, Target 1.000 Dosis Lagi
Pemkab Mahulu bersama instansi terkait langsung bergerak cepat. Sebanyak 763 dosis vaksin rabies telah diberikan kepada hewan peliharaan di Ujoh Bilang pascatemuan kasus.
Pada tahap berikutnya, pemerintah menargetkan 1.000 dosis vaksinasi tambahan yang akan menyasar Kampung Long Melaham, Long Bagun Ulu, dan Long Bagun Ilir. Target ini diumumkan bersamaan dengan peluncuran Bulan Anti Rabies Mahulu pada Senin (27/7).
Bulan Anti Rabies: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Edukasi dan Pengawasan
Peluncuran Bulan Anti Rabies Mahulu menjadi payung bagi langkah-langkah pencegahan yang lebih terstruktur. Program ini tidak hanya fokus pada vaksinasi, tetapi juga pengawasan ketat terhadap hewan penular rabies dan edukasi masyarakat.
Suhuk menekankan bahwa keberhasilan pengendalian rabies tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Peran pemilik hewan sangat krusial.
“Pemilik hewan memiliki peran besar dalam upaya memutus rantai penyebaran rabies. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat yang memelihara hewan, menjadi pemilik yang bertanggungjawab agar tidak menularkan rabies,” ujarnya.
Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Hewan?
Pemkab Mahulu meminta setiap pemilik hewan penular rabies untuk memastikan peliharaannya sudah divaksinasi. Hewan juga tidak boleh dilepasliarkan begitu saja.
Jika ditemukan gejala yang mengarah pada rabies, warga diminta segera melapor ke petugas kesehatan hewan terdekat. Penanganan korban gigitan juga harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.