KALIMANTAN TIMUR — Ibrahima Konaté sebenarnya sempat optimistis bisa memperpanjang masa baktinya di Anfield. Pada April lalu, setelah Liverpool mengalahkan Everton 2-1, ia mengaku pembicaraan kontrak berjalan ke arah positif.
"Sejujurnya, ada banyak hal yang telah dikatakan orang, tetapi kami telah lama berbicara dengan klub dan kami hampir mencapai kesepakatan. Saya pikir semua orang menginginkan itu sejak lama, tetapi kami berada di jalur yang baik," ujar Konaté kala itu.
Optimisme Sempat Menguat, Kini Berujung Jalan Buntu
Menurut laporan ESPN, negosiasi sebenarnya sudah dimulai sejak November 2023. Konaté bahkan sempat menyebut peluangnya bertahan di Liverpool cukup besar. "Tentu saja ada peluang besar saya akan berada di sini musim depan. Inilah yang selalu saya inginkan," ungkapnya.
Namun, hingga kini kedua pihak belum mampu menyelesaikan detail akhir kontrak baru tersebut. Konaté pun menantang direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, untuk membuktikan apa yang sudah ia sampaikan sejak September lalu. "Anda harus bertanya kepada Richard Hughes apa yang saya katakan kepadanya pada bulan September, November, dan dia akan mengatakan sesuatu untuk membungkam semua orang," tegasnya.
Krisis Bek Liverpool Tambah Parah Jika Konaté Pergi
Potensi hengkangnya Konaté menjadi ancaman serius bagi kedalaman skuad Liverpool. Saat ini, lini belakang The Reds tengah dalam kondisi kurang ideal. Dua bek muda, Jérémy Jacquet dan Giovanni Leoni, masih menunggu pemulihan dari cedera serius. Sementara itu, masa depan Joe Gomez terus menjadi spekulasi di bursa transfer musim panas.
Kondisi itu membuat kehilangan Konaté bisa menjadi pukulan telak. Sejak bergabung dari RB Leipzig pada musim panas 2021 dengan nilai transfer 35 juta poundsterling (sekitar Rp770 miliar), pemain asal Prancis itu telah mencatatkan 183 penampilan. Ia juga membantu Liverpool meraih gelar Piala FA, dua Piala Carabao, dan Liga Primer Inggris.
Dengan negosiasi yang mandek, keputusan final soal masa depan Konaté diperkirakan akan menjadi salah satu drama utama bursa transfer musim panas ini. Liverpool harus bergerak cepat jika tak ingin kehilangan bek andalannya secara gratis. (Muhammad Zaidan Rizky)