BALIKPAPAN — Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto dengan bobot mencapai 1,05 ton disembelih di area Balikpapan Islamic Center (BIC) saat perayaan Iduladha 1447 H. Bobot sapi tersebut menjadikannya hewan kurban paling berat yang diterima dan dipotong oleh panitia di lokasi tersebut pada tahun ini.
Dari Mana Sapi Kurban Itu Berasal?
Sapi berbobot lebih dari satu ton itu merupakan bagian dari bantuan hewan kurban yang disalurkan Presiden Prabowo ke sejumlah daerah. Penerima di Balikpapan adalah pengurus Masjid BIC yang kemudian memotongnya pada hari raya Iduladha.
Panitia kurban BIC menyebut sapi tersebut tiba dalam kondisi sehat dan telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih. Proses penyembelihan dilakukan setelah salat Id berjemaah.
Bobot 1,05 Ton: Berapa Daging yang Dihasilkan?
Dengan bobot hidup 1.050 kilogram, sapi tersebut diperkirakan menghasilkan daging segar dalam jumlah besar. Dalam praktik kurban pada umumnya, persentase daging dari bobot hidup sapi dewasa berkisar antara 45 hingga 50 persen.
Daging kurban dari sapi bantuan presiden itu langsung didistribusikan kepada warga sekitar dan masyarakat yang berhak menerima di lingkungan BIC. Pembagian dilakukan oleh panitia kurban setempat.
Distribusi Daging Kurban untuk Warga Sekitar
Daging sapi yang telah dipotong dan dikemas dibagikan kepada warga di kelurahan sekitar Balikpapan Islamic Center. Panitia mencatat ribuan penerima manfaat mendapatkan jatah daging kurban pada Iduladha tahun ini.
Selain sapi bantuan Presiden, panitia kurban BIC juga menerima dan memotong hewan kurban dari masyarakat serta donatur lainnya. Seluruh daging dikumpulkan dan dibagikan secara merata.
Fakta Singkat Sapi Kurban Bantuan Presiden di BIC
- Bobot sapi: 1,05 ton (1.050 kilogram)
- Lokasi penyembelihan: Halaman Masjid Balikpapan Islamic Center
- Peristiwa: Iduladha 1447 H
- Pemberi bantuan: Presiden Prabowo Subianto
- Penerima dan pengelola: Pengurus Masjid BIC Balikpapan
Respons Warga dan Panitia Kurban
Warga yang menerima daging kurban menyambut baik bantuan tersebut. Sejumlah penerima mengaku baru pertama kali mendapatkan daging dari sapi seberat itu.
Panitia kurban BIC menyebut proses penyembelihan dan distribusi berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Daging yang tidak langsung dibagikan disimpan sementara di lemari pendingin masjid untuk menjaga kualitasnya.