Pencarian

Wali Kota Samarinda Andi Harun Bantah Terlibat Aksi Damai 215, Sebut Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim

Senin, 25 Mei 2026 • 12:24:01 WIB
Wali Kota Samarinda Andi Harun Bantah Terlibat Aksi Damai 215, Sebut Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim
Wali Kota Samarinda Andi Harun membantah keterlibatan dalam aksi damai 215 yang menargetkan Gubernur Kaltim.

SAMARINDA — Wali Kota Samarinda Andi Harun membantah keras keterlibatannya dalam demonstrasi yang menargetkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, pada Kamis (21/5) lalu. Ia menilai beredarnya potongan video yang menampilkan peserta aksi meneriakkan namanya sebagai upaya sengaja untuk mengadu domba dirinya dengan gubernur.

Potongan Video Dinilai Dipelintir

Bantahan ini disampaikan Andi Harun setelah video amatir viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang peserta aksi terdengar meneriakkan nama Wali Kota di tengah kerumunan demonstran.

“Saya sudah menonton sejumlah konten video terkait berita Aksi Damai 215. Ada memang konten yang mencoba membelokkan narasi, jelas itu tidak bertanggung jawab, tidak memenuhi kaidah jurnalistik profesional, dan mengada-ada,” kata Andi Harun dalam pernyataan yang diterima, Minggu (24/5).

Indikasi Rekayasa di Lapangan

Mantan legislator Kalimantan Timur itu mengaku telah mencermati potongan video secara utuh. Ia menduga ada pihak yang sengaja mengarahkan pertanyaan kepada peserta aksi untuk memancing respons yang mengaitkan namanya.

“Saat dicermati, sepertinya memang ada orang yang sadar dan sengaja mengatur pertanyaan kepada peserta aksi mengenai nama saya,” ujarnya.

Menurut Andi Harun, pola ini patut diduga sebagai skenario untuk menciptakan kegaduhan politik dan membenturkan dirinya dengan Gubernur Rudy Mas’ud. “Patut diduga ini sengaja ingin mengadu domba saya dengan Pak Gubernur,” tegasnya.

Hubungan dengan Gubernur Diklaim Baik

Andi Harun memastikan komunikasi dan koordinasi dengan Gubernur Kaltim berjalan normal, terutama dalam urusan pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia percaya Rudy Mas’ud akan melihat persoalan ini secara jernih.

“Kalau hal ini terjadi pada saya, tentu cara menganalisisnya sederhana, mencari siapa yang paling diuntungkan,” katanya.

Ia menegaskan tidak memiliki kepentingan dalam kegaduhan politik yang tengah berkembang. Andi juga menolak jika aspirasi masyarakat kemudian dipolitisasi untuk menyerang pihak tertentu.

“Jangan dibelokkan menjadi isu politik, itu tidak benar. Saya sudah 30 tahun berada di dunia politik dan tidak pernah menggunakan cara-cara yang tidak intelek serta tidak fair dalam berpolitik,” ujarnya.

Hak Demo Diakui, tapi Wajib Tertib

Meski membantah terlibat, Andi Harun tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di ruang publik. Ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib tanpa mengganggu persatuan dan kondusivitas daerah.

“Saya mengimbau penyampaian aspirasi tidak boleh mengganggu persatuan dan suasana kondusif daerah, karena itu adalah pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan,” katanya.

Bagikan
Sumber: eksposkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks