JEPARA — Mario Lemos kembali dipercaya memimpin Persijap Jepara sebagai pelatih kepala, bertukar posisi dengan Juan Cortes yang kini menjabat direktur teknik. Keputusan manajemen klub diambil setelah Persijap menelan dua kekalahan beruntun di awal kompetisi.
Pelatih asal Spanyol itu tidak meninggalkan klub. Cortes tetap berada di struktur manajemen Persijap dengan tanggung jawab baru sebagai direktur teknik, posisi yang sebelumnya dipegang Lemos.
Dua Kekalahan Awal Jadi Pemicu Pergantian
Persijap mengawali BRI Super League 2026/27 dengan hasil buruk. Pada pekan pertama, Laskar Kalinyamat kalah 0-2 dari Madura United.
Pekan berikutnya, Persijap kembali takluk 0-1 saat menghadapi Borneo FC Samarinda. Dua pertandingan tanpa poin itu menjadi dasar manajemen melakukan evaluasi di kursi pelatih kepala.
Pesan Juan Cortes untuk Suporter Persijap
Melepas statusnya sebagai pelatih, Cortes menyampaikan pesan melalui akun Instagram @dtjuancortes pada 17 September 2026. Ia menegaskan timnya masih punya peluang memperbaiki posisi.
"Kami terus berjuang, kami terus percaya. Jalan ini panjang, dan imbalannya ada di garis finis nanti, bukan di awal," kata Cortes.
Cortes juga meminta para pemain dan suporter menjaga kekompakan menghadapi sisa kompetisi. Menurutnya, hasil baik hanya datang lewat kerja keras.
"Tidak ada hal berharga yang didapat dengan mudah, tetap bersatu, tetap miliki semangat yang membara. Teruslah berjuang, waktu kita akan tiba," ujarnya.
Pola Pertukaran Posisi yang Berulang di Persijap
Pergantian ini bukan pertama kali terjadi di tubuh Persijap. Pada musim 2025/26, manajemen sempat memperpanjang kontrak Mario Lemos sebagai pelatih kepala di awal musim.
Namun pada Desember 2025, manajemen menunjuk Divaldo Alves sebagai pelatih baru. Alves menggantikan Lemos yang saat itu "diistirahatkan".
Pada Februari 2026, Lemos dan Alves kembali bertukar posisi. Lemos kembali menjadi pelatih kepala, sementara Alves beralih ke peran direktur teknik.
Apa yang Menanti Persijap Selanjutnya
Dengan komposisi baru, Lemos dituntut segera membangkitkan performa tim di BRI Super League 2026/27. Persijap masih belum mengumpulkan poin dari dua laga yang sudah dijalani.
Cortes, meski tidak lagi memimpin latihan harian, tetap bertanggung jawab menyusun arah teknis klub dari kursi direktur teknik. Kolaborasi keduanya akan menentukan langkah Persijap menghadapi pekan-pekan berikutnya.