BONTANG — Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, menyatakan pihaknya tidak mencatat satu pun kejadian karhutla di wilayahnya saat kabut asap mengepung kota. Dugaan sementara, polusi udara datang dari daerah tetangga yang juga sedang dilanda kondisi serupa.
"Untuk karhutla di Bontang biasa saja dan selalu teratasi. Bahkan hari ini tidak ada kejadian karhutla," kata Ismail.
Ia menyebut kondisi serupa terjadi di Kutai Timur dan sejumlah wilayah lain di Kalimantan Timur. Angin yang berubah-ubah arah membawa asap hingga masuk ke Bontang.
BPBD Duga Asap Kiriman dari Daerah Lain
"Dugaan kami karena ini menyeluruh, di Kutim juga sama diliputi udara buruk. Kayaknya dari daerah lain, kita tidak menuduh suatu kota. Tapi memang Kalimantan Timur dan provinsi lain di Kalimantan sedang status darurat karhutla. Asapnya dibawa oleh angin yang berubah-ubah arah hingga sampai ke Bontang," jelasnya.
Status darurat karhutla di sejumlah provinsi di Kalimantan menjadi latar memburuknya udara di Bontang. Asap yang terbawa angin lintas wilayah membuat kota ini ikut terdampak meski titik api lokal nihil.
Warga Tanjung Laut Keluhkan Dada Sesak
Irul, warga Kelurahan Tanjung Laut, mengaku mulai merasakan dampak langsung penurunan kualitas udara. Keluhan muncul sejak kabut asap menebal pada pagi hari.
"Dada terasa mulai sesak karena udaranya kotor, penuh asap dan debu," ungkapnya.
Keluhan serupa berpotensi meluas jika kabut asap bertahan lama. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan paling berisiko terkena dampak.
Jarak Pandang di Jalur Menuju Samarinda Terbatas
Kabut asap tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga mulai menghambat transportasi darat. Jarak pandang kendaraan di jalur utama menuju Samarinda dilaporkan sangat terbatas.
Kondisi ini menuntut pengendara lebih berhati-hati, terutama pada pagi dan malam hari. Penggunaan lampu kendaraan dan pengurangan kecepatan menjadi langkah antisipasi yang disarankan.
Imbauan BPBD: Pakai Masker hingga Batasi Aktivitas Luar
BPBD Kota Bontang mengeluarkan sejumlah imbauan untuk menekan dampak kesehatan. Warga diminta memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat juga diimbau memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga daya tahan tubuh. Aktivitas luar ruangan sebaiknya dibatasi jika tidak ada keperluan mendesak.
Langkah lanjutan menunggu perkembangan arah angin dan status darurat karhutla di wilayah sekitar. Warga diharapkan memantau informasi resmi dari BPBD dan pemerintah kota.