Pencarian

DPRD Kukar Sebut Anggaran Porprov 2026 Masih Misteri, Jumlah Cabor Belum Diumumkan Dispora Kaltim dan Paser

Kamis, 06 Agustus 2026 • 23:56:02 WIB
DPRD Kukar Sebut Anggaran Porprov 2026 Masih Misteri, Jumlah Cabor Belum Diumumkan Dispora Kaltim dan Paser
DPRD Kukar menyatakan pembahasan anggaran Porprov Kaltim 2026 terhambat lantaran jumlah cabang olahraga belum diumumkan Dispora Kaltim dan Paser.

TENGGARONG — Ketidakjelasan jumlah cabang olahraga (cabor) membuat pembahasan anggaran untuk Porprov Kaltim 2026 di Kutai Kartanegara (Kukar) berjalan di tempat. Padahal, waktu menuju pelaksanaan ajang olahraga antar-kabupaten/kota itu terus berjalan.

Andi Faisal mengungkapkan, informasi resmi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim maupun pihak tuan rumah menjadi syarat mutlak dalam menyusun rencana keuangan. Sebab, setiap cabor memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari biaya pemusatan latihan (TC), pengadaan perlengkapan, hingga operasional selama pertandingan berlangsung.

"Kami belum mendapatkan gambaran dari Dispora Kaltim maupun pihak tuan rumah mengenai cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Padahal, itu menjadi dasar untuk menghitung kebutuhan anggaran yang harus dipersiapkan," ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Proses Penganggaran Tidak Bisa Terburu-buru

Legislator Kukar itu menegaskan, pembahasan anggaran tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah daerah bersama DPRD harus memastikan setiap pos belanja benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Kami tentu mendukung para atlet. Apalagi, mereka membawa nama baik daerah. Akan tetapi, kami juga harus melihat seluruh kebutuhan secara menyeluruh sebelum anggaran ditetapkan," kata Andi.

Ia menilai, kepastian mengenai jumlah cabor seharusnya dapat segera disampaikan. Semakin cepat informasi diterima, semakin besar peluang atlet menjalani persiapan matang, termasuk pelaksanaan training center (TC).

Kekhawatiran Kesiapan Atlet Menghadapi Porprov

Di tengah ketidakpastian ini, sejumlah pengurus cabor di Kukar mulai menyusun strategi sendiri. Mereka memilih tetap berlatih sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah provinsi dan panitia pelaksana.

Kondisi ini dinilai kurang ideal. Persiapan yang matang membutuhkan waktu panjang, terutama untuk mematangkan fisik dan teknik atlet. Jika pengumuman cabor terus tertunda, dikhawatirkan kesiapan kontingen Kukar ikut terdampak.

"Harapan kami, informasi itu bisa segera disampaikan sehingga seluruh persiapan dapat dilakukan lebih maksimal," beber Andi.

Porprov Kaltim 2026: Ajang Pembuktian Pembinaan Olahraga

Meski masih diselimuti tanda tanya, Andi memastikan semangat para atlet dan pengurus cabor tidak boleh surut. Porprov bukan sekadar ajang kompetisi antar-daerah, melainkan momentum bagi Kukar untuk menunjukkan kualitas pembinaan olahraga yang selama ini dilakukan.

Kesiapan anggaran menjadi salah satu kunci utama. Tanpa kepastian jumlah cabor, Kukar tidak bisa memproyeksikan kebutuhan secara akurat, mulai dari skuad atlet yang dikirim hingga besaran insentif dan biaya logistik.

Saat ini, publik Kukar masih menunggu langkah konkret Dispora Kaltim dan panitia Porprov di Paser untuk segera mengumumkan daftar cabor yang dipertandingkan. Keputusan itu dinilai krusial agar seluruh daerah peserta bisa mematangkan persiapan secara optimal. (*)

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: borneoflash.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks