Pencarian

25 Kebakaran Lahan di Balikpapan Sepanjang 2026 Hanguskan 13,9 Hektare, Balikpapan Timur Terbanyak

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:13:32 WIB
25 Kebakaran Lahan di Balikpapan Sepanjang 2026 Hanguskan 13,9 Hektare, Balikpapan Timur Terbanyak
Petugas memantau area terdampak kebakaran lahan yang terjadi di Kota Balikpapan sepanjang 2026.

BALIKPAPAN — Kebakaran lahan di Kota Balikpapan sepanjang 2026 telah mencapai 25 kejadian dengan total area terdampak seluas 13,9 hektare atau sekitar 139.220 meter persegi. Data Pusdalops BPBD Kota Balikpapan yang diperbarui pada 22 Agustus 2026 mencatat, kebakaran melanda empat kecamatan, yakni Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, dan Balikpapan Tengah.

Kebakaran Terbanyak Berada di Balikpapan Timur

Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan Usman Ali menyebut Balikpapan Timur menjadi wilayah dengan kejadian kebakaran lahan terbanyak, yakni delapan kasus. Dari jumlah tersebut, enam kejadian berada di Kelurahan Manggar, sedangkan Kelurahan Lamaru dan Kelurahan Manggar Baru masing-masing mencatat satu kejadian.

"Enam kejadian berada di Kelurahan Manggar, sedangkan Kelurahan Lamaru dan Kelurahan Manggar Baru masing-masing mencatat satu kejadian," kata Usman, Minggu (23/8/2026).

Di Balikpapan Selatan, BPBD mencatat tujuh kejadian dengan rincian tiga kasus di Kelurahan Sepinggan, dua di Sepinggan Baru, serta masing-masing satu kejadian di Sepinggan Raya dan Damai Baru. Jumlah yang sama juga tercatat di Balikpapan Utara, dengan enam kejadian berada di Kelurahan Graha Indah dan satu lainnya di Kelurahan Karang Joang.

Balikpapan Tengah Terdampak Paling Sedikit

Sementara itu, Balikpapan Tengah menjadi kecamatan dengan kasus paling sedikit, yakni tiga kejadian kebakaran lahan yang seluruhnya berada di Kelurahan Gunung Sari Ulu. Hingga saat ini, BPBD belum merinci penyebab pasti dari masing-masing titik kebakaran tersebut.

BPBD Minta Warga Laporkan Titik Api via 112

Usman mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan segera mencegah potensi kebakaran sejak dini. Ia juga meminta warga menjaga lingkungan bersama serta melaporkan kebakaran melalui layanan darurat 112.

"BPBD mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan segera mencegah potensi kebakaran sejak dini," tandasnya.

Kebakaran lahan kerap terjadi di wilayah ini saat musim kemarau, terutama di area semak yang mudah terbakar. BPBD meminta warga yang melihat titik api segera melapor agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah meluasnya area terdampak.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltimkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks