Pencarian

Eks Ketua DPRD Bontang Umar Amrullah Berpulang, Dimakamkan di Lahan Pribadi Sesuai Wasiat Terakhir

Minggu, 02 Agustus 2026 • 13:56:01 WIB
Eks Ketua DPRD Bontang Umar Amrullah Berpulang, Dimakamkan di Lahan Pribadi Sesuai Wasiat Terakhir
Suasana duka menyelimuti pemakaman H. Umar Amrullah di Bukit Kusnodo, Bontang, Sabtu (1/8/2026).

BONTANG — Kabar duka menyelimuti Kota Taman. H. Umar Amrullah Tanatta, mantan Ketua DPRD Kota Bontang periode 2004–2009, mengembuskan napas terakhir di RSUD Taman Husada setelah sempat menjalani perawatan medis sejak Jumat pagi.

Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.00 WITA. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi seorang istri, lima anak, dan delapan cucu.

Wasiat Terakhir Sebelum Berpulang

Sehari sebelum mengembuskan napas terakhir, Umar Amrullah terlihat masih berdiri tegap di atas lahan miliknya di Bukit Kusnodo. Dalam kondisi yang tampak sehat, ia menyampaikan satu kalimat yang tak disangka menjadi firasat—ia ingin dimakamkan di sana.

Permintaan terakhir itu pun dilaksanakan. Almarhum kini beristirahat tenang di Bukit Kusnodo, sesuai dengan janji terakhir yang ia ukir sendiri.

Figur Pemersatu di Era Awal Pemekaran

Bagi warga Bontang, nama Umar Amrullah bukanlah sosok asing. Ia memimpin parlemen pada periode yang krusial, saat Bontang baru saja mekar dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan mulai menata arah pembangunan daerahnya.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyampaikan belasungkawa dan mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang hangat.

"Beliau adalah sosok pemersatu yang selalu menciptakan kedamaian antar-suku di Bontang," ungkap Agus Haris di rumah duka Kelurahan Loktuan.

Pembangunan yang Menyentuh Masyarakat

Agus Haris menambahkan bahwa kepemimpinan Umar Amrullah di DPRD menjadi salah satu periode penting bagi kemajuan Bontang. Menurutnya, pembangunan di era tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya langsung oleh warga.

"Di era beliau memimpin DPRD, puncaknya pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat. Kita kehilangan figur penyejuk yang luar biasa," sambungnya.

Kini, kota yang pernah ia pimpin melalui kebijakan parlemen harus kehilangan salah satu tokoh penyejuknya. Jenazah almarhum telah dikebumikan di Bukit Kusnodo, menjadi bagian dari tanah yang pernah ia pijak dan ia cintai.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pktvkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks