BALIKPAPAN — Persaingan sengit namun tetap menjunjung sportivitas mewarnai Turnamen BDS Beregu Antar PTM se-Balikpapan 2026. Kejuaraan yang berlangsung di markas Persatuan Tenis Meja (PTM) BDS I ini mempertandingkan dua kategori utama: kelas prestasi dan kelas komunitas.
Dua Kategori, Satu Tujuan: Mengasah Kemampuan Atlet Porprov
Kelas prestasi diikuti delapan tim dari divisi 4 hingga divisi 8. Mereka adalah atlet-atlet binaan yang tengah dipersiapkan secara khusus untuk berlaga di Porprov Kaltim 2026 di Paser.
Sementara itu, kategori komunitas justru mencatatkan partisipasi lebih besar. Sebanyak 19 tim dari divisi 8 hingga divisi 10 turut memeriahkan kompetisi tahunan ini. Seluruh peserta merupakan perwakilan PTM se-Kota Balikpapan.
Antusiasme Peserta Meningkat dari Tahun ke Tahun
Ketua Panitia, H. Ibramsyah, mengungkapkan bahwa semangat para pemain dan jumlah klub yang ambil bagian dalam BDS Cup III terus menunjukkan peningkatan. Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet menuju kejuaraan yang lebih tinggi.
“Antusias peserta cukup meningkat. Masing-masing PTM sangat bersemangat mengikuti turnamen ini sehingga persaingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas,” katanya.
Dukungan Penuh dari PTMSI Balikpapan untuk Ajang Pemanasan Porprov
Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Balikpapan, Sudiarto, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen ini. Ia menilai kehadiran kelas prestasi menjadi nilai tambah karena memberikan kesempatan bagi atlet binaan untuk mengasah kemampuan sebelum tampil di panggung provinsi.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Di samping ada pertandingan kelas komunitas, panitia juga menyediakan kelas prestasi yang diikuti para pemain yang dipersiapkan untuk Porprov Paser pada November mendatang. Turnamen seperti ini menjadi ajang pemanasan yang sangat baik sekaligus mengukur kesiapan atlet sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya,” ujar Sudiarto.
Ia berharap kompetisi serupa terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet tenis meja di Balikpapan. Selain meningkatkan jam terbang atlet, turnamen lokal dinilai mampu memperkuat persaingan sehat antar-PTM sehingga kualitas permainan atlet terus berkembang menjelang Porprov Kalimantan Timur 2026.