SAMARINDA — Kepala Dispar Kaltim, Ririn Saridewi, menegaskan bahwa Maratua Jazz memiliki konsep yang jauh lebih mendalam dibanding konser musik konvensional. Festival tahunan ini dirancang untuk mengawinkan harmoni musik jazz internasional dengan eksotisme ekowisata bahari yang masih terjaga keasriannya.
"Festival akan menyuguhkan pengalaman unik bagi para musisi dan wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan alam yang masih terjaga keasriannya. Alunan musik jazz berkelas dunia dipastikan akan berpadu sempurna dengan latar belakang lanskap ekowisata bahari yang menakjubkan," ujar Ririn di Samarinda, Sabtu.
Empat Pilar Utama: Dari Konservasi hingga Gastronomi
Pilar pertama adalah konservasi, yang menekankan urgensi menjaga ekosistem dan kelestarian laut Maratua. Pilar kedua melibatkan komunitas dan budaya setempat dalam setiap lini acara, memastikan kearifan lokal menjadi bagian tak terpisahkan dari festival.
Sementara itu, pilar ketiga menyajikan kekayaan kuliner dan cita rasa autentik khas pesisir kepada pengunjung. Pilar keempat menjadi daya tarik utama: konser dan selam, yang memadukan pertunjukan musik dengan petualangan bawah laut.
Target Kunjungan Tinggi di Tengah Fluktuasi Ekonomi Global
Menyikapi dinamika ekonomi global yang fluktuatif, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Dispar Kaltim tetap memasang target tinggi untuk angka kunjungan wisatawan. Ririn optimistis daya tarik Maratua mampu menjaring pasar yang luas.
"Di tengah fluktuatifnya nilai rupiah terhadap dolar dan perubahan ekonomi global yang cukup dinamis, kita tetap berharap jumlah kunjungan wisatawan asing dan lokal tetap tinggi," tuturnya.
Kunci Sukses: Hospitality dan Kreativitas Pengemasan Acara
Menurut Ririn, kunci keberhasilan festival ini bersandar pada kualitas pelayanan (hospitality) dan kreativitas pengemasan acara. Panitia dan penyelenggara diminta mengemas promosi festival sebaik mungkin serta menerapkan hospitality pariwisata yang prima kepada pengunjung.
"Dengan pendekatan ini, diharapkan segmentasi pasar akan naik dan bertambah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perputaran ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau," jelas Ririn.
Maratua Jazz 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.