KALIMANTAN TIMUR — Penghargaan bergengsi dari Twimbit, konsultan teknologi dan customer experience asal Singapura, diberikan kepada MyTelkomsel dalam kategori Telco to Ace Mobile App. Aplikasi ini dinilai berhasil menyajikan pengalaman digital yang terintegrasi penuh—dari hulu ke hilir.
Pelanggan bisa mengakses berbagai kebutuhan layanan hanya dalam satu genggaman. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi tulang punggung yang membuat pengalaman tersebut semakin intuitif dan personal.
Merek yang Konsisten di Tengah Persaingan Industri
Tak hanya aplikasi, kekuatan merek Telkomsel juga mendapat pengakuan. Perusahaan meraih penghargaan Telco to Ace Brand berkat kemampuannya menjaga konsistensi janji merek (brand promise) di tengah dinamika industri telekomunikasi yang bergerak cepat.
Konsistensi ini tidak hanya soal logo atau kampanye iklan. Lebih dari itu, Telkomsel dinilai mampu menyelaraskan kualitas layanan dan komunikasi dengan ekspektasi pelanggan secara berkelanjutan.
Direktur IT Telkomsel Raih Penghargaan Individual
Prestasi perusahaan ini kian lengkap dengan diraihnya Twimbit Trailblazer Award oleh Direktur IT Telkomsel, Joyce Shia. Penghargaan khusus ini diberikan atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi teknologi, terutama dalam memodernisasi sistem teknologi informasi di lingkungan perusahaan.
“Kami memahami bahwa pelanggan membutuhkan layanan yang bermakna dan intuitif dalam keseharian. Telkomsel berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman digital, sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman yang seamless di setiap layanan yang kami hadirkan, sebagai wujud komitmen kami untuk Melayani Sepenuh Hati,” ujar Joyce dalam pernyataan resminya.
AI Jadi Ujung Tombak Transformasi Layanan
Dalam ajang yang sama, digelar pula Twimbit Telecom Summit yang menyoroti peran kecerdasan buatan dalam mendorong transformasi bisnis telekomunikasi. Telkomsel sendiri sudah menjadikan AI sebagai salah satu prioritas utama.
Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menegaskan bahwa implementasi AI tidak hanya untuk efisiensi operasional, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas layanan secara langsung. “Fokus kami adalah memastikan setiap inovasi dapat menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi pelanggan. Pencapaian ini semakin mempertegas posisi Telkomsel sebagai operator Indonesia dengan kapabilitas end-to-end terdepan, mulai dari kualitas jaringan, kekuatan ekosistem digital, hingga implementasi teknologi berbasis AI yang terintegrasi,” paparnya.
Dua penghargaan ini menjadi bukti bahwa Telkomsel tidak hanya bersaing di pasar domestik, tetapi juga diakui di tingkat regional. Pengakuan dari lembaga independen seperti Twimbit sekaligus menjadi cerminan bahwa konsistensi dalam menghadirkan layanan digital yang terukur tetap menjadi kunci di tengah persaingan industri yang kian ketat.