PASER — Bupati Paser dr Fahmi Fadli meminta PT Kideco Jaya Agung turut berkontribusi membangun infrastruktur jembatan yang menghubungkan Desa Rantau Layung dengan Desa Rantau Buta. Permintaan itu disampaikan langsung kepada manajemen perusahaan tambang tersebut dalam pertemuan yang digelar di ruang kerjanya, Selasa lalu.
Menurut Fahmi, keberadaan jembatan sangat vital bagi kedua desa yang berada di Kecamatan Batu Sopang itu. Selama ini, akses warga masih mengandalkan jalur alternatif yang jauh dan kondisi jalan yang kurang layak.
Desa Terisolasi Butuh Jalan Penghubung Baru
Rantau Layung dan Rantau Buta merupakan dua desa yang secara geografis berdekatan namun akses transportasinya terbatas. Warga harus memutar cukup jauh untuk bisa saling terhubung, apalagi saat musim hujan tiba.
“Kami minta PT Kideco ikut membangun jembatan ini. Ini bukan proyek pemerintah saja, tetapi juga tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Fahmi dalam pertemuan tersebut.
Kontribusi Perusahaan untuk Infrastruktur Daerah
PT Kideco Jaya Agung merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Kabupaten Paser. Selama ini, perusahaan telah berkontribusi dalam berbagai program pembangunan, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas umum.
Fahmi berharap permintaan pembangunan jembatan ini bisa menjadi prioritas dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ke depan. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga akan mengalokasikan dana pendamping jika diperlukan.
Apa Manfaat Jembatan bagi Warga?
Jika terealisasi, jembatan penghubung Rantau Layung-Rantau Buta akan memangkas waktu tempuh warga secara signifikan. Jalur logistik, akses anak sekolah, dan layanan kesehatan di dua desa itu juga diperkirakan akan lebih mudah dijangkau.
“Ini bukan hanya soal jalan, tapi soal bagaimana anak-anak bisa sekolah tanpa harus takut banjir, dan petani bisa menjual hasil kebunnya dengan harga lebih baik,” ujar Fahmi menambahkan.
Fakta Singkat:
- Lokasi: Desa Rantau Layung dan Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
- Pemohon: Bupati Paser dr Fahmi Fadli melalui pertemuan langsung dengan manajemen PT Kideco Jaya Agung.
- Tujuan: Membangun akses penghubung tetap untuk mobilitas warga, logistik, dan layanan dasar.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Kideco Jaya Agung belum memberikan pernyataan resmi terkait tindak lanjut permintaan Bupati Paser tersebut. Pemerintah daerah masih menunggu respons untuk kemudian dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan.