Pencarian

Peringatan Harkitnas ke-118 di Samarinda, Pemprov Kaltim Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital Lawan Disinformasi

Rabu, 20 Mei 2026 • 12:41:28 WIB
Peringatan Harkitnas ke-118 di Samarinda, Pemprov Kaltim Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital Lawan Disinformasi
Upacara peringatan Harkitnas ke-118 di Samarinda dihadiri pejabat Pemprov Kaltim dan tokoh masyarakat.

SAMARINDA — Semangat Boedi Oetomo yang lahir pada 1908 kembali digaungkan di tengah arus digitalisasi yang kian deras. Peringatan Harkitnas ke-118 di Kalimantan Timur menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, menjaga tunas bangsa dan memperkuat solidaritas sosial di era disrupsi informasi.

Pesan Menteri Komunikasi: Kedaulatan Digital Jadi Prioritas

Dalam sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid yang dibacakan Sri Wahyuni, disebutkan bahwa perjuangan fisik telah bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik.

“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” kata Sri Wahyuni di hadapan peserta upacara.

Meutya menegaskan, memasuki tahun 2026, Indonesia menghadapi tantangan baru berupa kedaulatan informasi. Literasi digital menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh disinformasi dan hoaks yang beredar luas di platform digital.

“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”

Tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai relevan dengan kondisi saat ini. Generasi muda yang melek teknologi harus dibekali kemampuan berpikir kritis dan etika digital agar mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri nasional.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” tegas Meutya dalam sambutannya.

Asta Cita Jadi Acuan Pembangunan Nasional

Peringatan Harkitnas 2026 juga menjadi titik tolak untuk memperkuat arah pembangunan melalui Asta Cita, delapan misi besar pembangunan nasional. Pemprov Kaltim mengajak akademisi, praktisi, dan generasi muda untuk kembali menyalakan semangat Boedi Oetomo dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara dihadiri Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andi Muhammad Ishak, Plt Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltim Muhaimin, para kepala biro Setda Provinsi Kaltim, serta jajaran kepala perangkat daerah lainnya.

Pemerintah optimistis, dengan kolaborasi lintas sektor dan penguatan literasi digital, semangat kebangkitan nasional tidak hanya menjadi seremonial tahunan, melainkan gerakan nyata menjaga kedaulatan bangsa di era digital.

Bagikan
Sumber: headlinekaltim.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks