SAMARINDA — Perhelatan Kaltim Halal Festival (Kala Fest) 2026 memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperpanjang durasi berjualan. Sejak dibuka pada Jumat (8/5/2026), puluhan penyewa stan di area Islamic Center Samarinda mulai merasakan lonjakan kunjungan masyarakat yang berdampak langsung pada omzet harian mereka.
Durasi Operasional Bertambah Dorong Omzet Pedagang
Biasanya, para pedagang di kawasan ini hanya beroperasi secara rutin pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Namun, adanya festival yang berlangsung selama tiga hari hingga 10 Mei 2026 tersebut membuat aktivitas ekonomi sudah berdenyut sejak hari pertama pembukaan.
"Alhamdulillah sangat membantu UMKM. Kami di sini jadi punya kesempatan lebih lama untuk berjualan dan pembeli juga lebih ramai," ujar Oca, salah satu pelaku UMKM di lokasi festival, Jumat (8/5/2026).
Oca menjelaskan bahwa antusiasme warga Samarinda terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Banyaknya pengunjung yang datang ke area festival berimbas pada produk kuliner dan kerajinan yang ditawarkan para pelaku usaha lokal yang mengisi puluhan tenant di sana.
"Biasanya kami jualan hanya Sabtu-Minggu, tapi karena ada festival ini jadi mulai buka dari hari Jumat," katanya.
Efek Kehadiran Tokoh Agama Terhadap Kunjungan Warga
Meskipun posisi stan UMKM berada di area yang berbeda dengan pusat kegiatan utama festival, aliran massa yang memadati Islamic Center tetap memberikan keuntungan. Kehadiran acara besar di lokasi religi ini selalu menjadi momentum yang dinanti oleh para pedagang sekitar untuk meningkatkan volume penjualan.
"Tadi pagi alhamdulillah ramai sekali. Banyak pengunjung yang datang dan mampir beli dagangan kami," tambah Oca.
Lonjakan pengunjung diprediksi akan mencapai puncaknya pada hari kedua penyelenggaraan. Kehadiran penceramah kondang Ustaz Maulana dijadwalkan menjadi daya tarik utama yang diyakini bakal mendatangkan massa lebih besar ke kawasan Islamic Center.
"Besok ada Ustaz Maulana, insyaallah pasti tambah ramai lagi pengunjungnya," pungkasnya.
Harapan Keberlanjutan Festival Halal di Samarinda
Para pelaku usaha berharap pemerintah maupun pihak swasta dapat mengadakan kegiatan serupa secara rutin dengan durasi yang lebih lama. Rangkaian acara yang lebih beragam dinilai mampu menjaga stabilitas kunjungan warga dari pagi hingga malam hari.
Kala Fest 2026 sendiri menampilkan berbagai produk mulai dari makanan halal, busana muslim, hingga kerajinan khas Kalimantan Timur. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan dan religi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di Kota Tepian.