Pencarian

SPMB Samarinda 2026 Masih Gunakan Skema Sebelumnya, Sistem Simawar Ditingkatkan dengan Dukungan AWS

Rabu, 18 Februari 2026 • 13:28:02 WIB
SPMB Samarinda 2026 Masih Gunakan Skema Sebelumnya, Sistem Simawar Ditingkatkan dengan Dukungan AWS
Dinas Pendidikan Samarinda pertahankan pola lama dalam pelaksanaan SPMB 2026.

SAMARINDA – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Samarinda tahun 2026 dipastikan tetap mengacu pada mekanisme yang telah diterapkan sebelumnya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menegaskan tidak ada perubahan mendasar dalam pola seleksi, namun penguatan sistem pendaftaran daring menjadi fokus utama tahun ini.

Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil evaluasi serta arahan awal dari pemerintah pusat, empat jalur penerimaan tetap diberlakukan, yakni zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua. Meski petunjuk teknis resmi masih ditunggu, ia menilai sekolah tidak akan mengalami kesulitan beradaptasi karena skema yang digunakan sudah familiar.

Menurutnya, sosialisasi kepada para kepala sekolah akan dilakukan sekitar satu hingga dua bulan sebelum pendaftaran dibuka pada Juni mendatang. Langkah ini untuk memastikan seluruh satuan pendidikan memahami alur dan kesiapan teknis pelaksanaan SPMB.

Pada sisi teknologi, Disdikbud memberi perhatian khusus pada penguatan aplikasi pendaftaran Simawar. Berkaca dari kendala teknis di periode sebelumnya, pihaknya kini berkoordinasi intensif dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) guna mengevaluasi dan meningkatkan infrastruktur digital yang digunakan.

Pemkot Samarinda juga berencana memanfaatkan layanan cloud dari Amazon Web Services (AWS) untuk meningkatkan stabilitas sistem. Dengan menempatkan aplikasi Simawar pada server berbasis cloud tersebut, diharapkan proses pendaftaran dapat berjalan lebih stabil dan mampu menampung lonjakan akses ribuan pengguna secara bersamaan tanpa gangguan berarti.

Kolaborasi lintas perangkat daerah ini diharapkan mampu meminimalkan persoalan teknis yang sempat terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Disdikbud optimistis peningkatan kapasitas server dan infrastruktur digital akan memberikan pengalaman pendaftaran yang lebih nyaman bagi orang tua dan calon peserta didik. Koordinasi teknis terus dilakukan melalui rapat internal guna memastikan seluruh aspek pendukung siap sebelum memasuki masa pendaftaran.

Bagikan
Sumber: Prokal

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks