Pencarian

Anggaran Gratispol Pendidikan Kaltim 2026 Naik Tajam, Gubernur Janjikan Evaluasi Program

Selasa, 10 Februari 2026 • 11:20:05 WIB
Anggaran Gratispol Pendidikan Kaltim 2026 Naik Tajam, Gubernur Janjikan Evaluasi Program

BALIKPAPAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan anggaran Program Gratispol Pendidikan 2026 dengan nilai yang meningkat signifikan. Program beasiswa tersebut dialokasikan bagi 159.006 mahasiswa dan tenaga pendidik dengan total pagu mencapai Rp1,37 triliun, atau hampir lima kali lipat dibandingkan kuota tahun sebelumnya yang hanya menyasar sekitar 32.000 penerima.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa program Gratispol tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, penguatan kapasitas guru dan dosen menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia unggul.

Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas pengajarnya. Oleh karena itu, pemerintah daerah menempatkan tenaga pendidik sebagai salah satu prioritas utama dalam skema beasiswa tersebut.

Meski demikian, pemerintah provinsi tidak menutup mata terhadap berbagai kendala dalam pelaksanaan Program Gratispol Pendidikan sepanjang 2025. Rudy mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam implementasi, terutama pada aspek teknis dan pemahaman masyarakat terhadap ketentuan program.

Pemerintah, kata dia, menerima berbagai masukan dan kritik sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan. Evaluasi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan program yang menjadi janji politik tersebut dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran pada tahun mendatang.

Salah satu persoalan utama yang muncul adalah ketidaksesuaian sejumlah pemohon dengan persyaratan dasar penerima beasiswa. Program Gratispol mensyaratkan penerima merupakan putra-putri asli Kalimantan Timur atau telah berdomisili di wilayah tersebut minimal tiga tahun berturut-turut.

Selain itu, masih banyak calon penerima yang belum memahami bahwa program ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa jalur reguler, bukan program eksekutif maupun ekstensi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian kuota tahun 2025 tidak terserap secara optimal.

Dengan lonjakan anggaran dan perluasan sasaran pada 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen melakukan pembenahan sistem agar Program Gratispol Pendidikan dapat memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Benua Etam.

Bagikan
Sumber: Bisnis

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks