Kebakaran Besar Landa Pusat Daur Ulang London, Ratusan Petugas Damkar Dikerahkan

Penulis: Zaki Mubarak  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 17:07:01 WIB
Asap hitam pekat membumbung dari pusat daur ulang di London akibat kebakaran besar.

KALIMANTAN TIMUR — Kebakaran besar terjadi di sebuah fasilitas pusat daur ulang di kawasan industri London pada Selasa (9/6) sekitar pukul 16.37 WIB atau pukul 10.37 waktu setempat. Dinas Pemadam Kebakaran London (London Fire Brigade/LFB) langsung mengerahkan puluhan unit dan ratusan personel ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api yang dengan cepat membesar.

Asap Hitam Pekat dan Peringatan Bahaya Polusi

Kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi ke udara dan menyelimuti langit di atas kota. Laporan dari saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa asap sudah terlihat dari pusat kota London, menimbulkan kepanikan di kalangan warga yang khawatir akan dampak kesehatan jangka pendek akibat menghirup partikel berbahaya.

"Kami menerima laporan pertama pukul 10.37 pagi. Api melalap area yang luas di pusat daur ulang tersebut," kata juru bicara LFB dalam pernyataan resmi. Pihak berwenang mengimbau warga di sekitar lokasi untuk menutup jendela dan pintu rumah serta menghindari area terdampak asap.

Pengerahan Ratusan Petugas dan Upaya Pemadaman

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat insiden ini. Namun, petugas masih berjibaku untuk mencegah api merembet ke bangunan dan fasilitas penyimpanan bahan mudah terbakar di sekitar lokasi. LFB mengerahkan unit pemadam dari berbagai stasiun terdekat untuk mempercepat proses pendinginan.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan awal. Pihak kepolisian setempat telah memasang garis polisi di perimeter lokasi untuk mengamankan area dan memperlancar akses bagi petugas pemadam.

Dampak Lalu Lintas dan Imbauan Warga

Kebakaran ini juga berdampak pada lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama yang mengarah ke kawasan industri. Beberapa jalur ditutup sementara untuk memberi ruang bagi kendaraan darurat. Otoritas transportasi London memperingatkan pengendara untuk mencari rute alternatif hingga situasi dinyatakan aman.

Pemantauan kualitas udara oleh badan lingkungan setempat masih berlangsung untuk mengukur tingkat konsentrasi partikel berbahaya yang terbawa asap. Warga diimbau untuk memantau informasi resmi dari LFB dan badan lingkungan sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top