KUTAI KARTANEGARA — Kehadiran kantor desa baru ini menjadi simbol penguatan layanan administrasi bagi warga yang tinggal di kawasan lingkar tambang. Selama ini, warga Sungai Payang Ilir harus menempuh jarak cukup jauh hanya untuk mengurus surat-menyurat dasar seperti KTP, KK, atau surat keterangan lainnya.
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman menyambut baik inisiatif PT MHU yang memfasilitasi pembangunan kantor desa melalui program PPM. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi model ideal bagi hubungan industrial dan masyarakat di wilayah pertambangan.
"Ini bukti nyata bahwa perusahaan hadir tidak hanya untuk menambang, tetapi juga membangun infrastruktur pelayanan publik yang langsung dirasakan warga," ujar Bupati dalam sambutannya saat peresmian.
Kantor Desa Sungai Payang Ilir dirancang untuk melayani kebutuhan administrasi lebih dari 3.000 jiwa yang tersebar di beberapa dusun. Bangunan ini dilengkapi ruang pelayanan umum, ruang rapat perangkat desa, serta area parkir yang memadai.
Sebelumnya, pelayanan desa dilakukan di rumah salah satu perangkat atau bergiliran di balai pertemuan yang tidak representatif. Kondisi itu dinilai menghambat efisiensi pelayanan, terutama saat musim hujan.
Program PPM PT MHU tidak berhenti pada pembangunan fisik. Perusahaan juga mengalokasikan dana untuk pelatihan administrasi desa bagi perangkat dan kader posyandu di wilayah lingkar tambang. Hal ini untuk memastikan kantor baru tidak hanya megah, tetapi juga berfungsi optimal.
“Kami ingin pelayanan publik di desa ini setara dengan standar perkotaan. Infrastruktur saja tidak cukup, perlu sumber daya manusia yang mumpuni,” tambah perwakilan PT MHU dalam kesempatan yang sama.
Warga menyambut positif peresmian ini. Mereka berharap pengurusan dokumen kependudukan tidak lagi memakan waktu berhari-hari. Beberapa warga yang ditemui usai acara mengaku selama ini harus ke kecamatan atau bahkan ke kota kabupaten untuk keperluan administrasi dasar.
Dengan adanya kantor desa permanen, jam operasional pelayanan bisa lebih terjadwal. Perangkat desa pun bisa bekerja lebih fokus tanpa harus berpindah-pindah tempat setiap kali melayani warga.