SAMARINDA — Komitmen penambahan fasilitas atlet mengemuka dalam agenda Musorprov KONI Kaltim yang baru saja dibuka. Pemerintah Provinsi melalui pernyataan resminya memastikan peningkatan sarana prasarana (sarpras) menjadi prioritas untuk mendongkrak prestasi olahraga daerah.
Dalam sambutannya di forum Musorprov, perwakilan Pemprov Kaltim menegaskan bahwa pembenahan fasilitas olahraga tidak bisa ditawar lagi. Atlet Kaltim dinilai membutuhkan tempat latihan yang representatif agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
“Peningkatan sarpras pendukung bagi atlet berupa fasilitas dijanjikan Pemprov Kaltim untuk bisa dilakukan, demi menunjang prestasi,” demikian salah satu poin yang mengemuka dalam perhelatan tersebut.
Musorprov KONI Kaltim sendiri menjadi ajang evaluasi program kerja organisasi selama periode sebelumnya. Selain itu, forum ini juga menjadi panggung bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kaltim untuk menyusun rencana strategis ke depan.
Pembukaan acara dihadiri oleh pengurus KONI provinsi, perwakilan cabang olahraga, serta unsur pemerintah daerah. Tidak ada rincian anggaran spesifik yang disebutkan dalam pertemuan ini terkait janji penambahan fasilitas.
Janji penambahan fasilitas ini disambut positif oleh kalangan atlet dan pelatih. Mereka berharap realisasinya tidak hanya sebatas wacana, melainkan segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan atau renovasi tempat latihan.
Selama ini, sejumlah cabang olahraga di Kaltim mengeluhkan keterbatasan sarana. Gedung olahraga yang ada dinilai belum memenuhi standar untuk latihan intensif atlet profesional.
Pemprov Kaltim belum merinci jenis fasilitas apa saja yang akan ditambah serta jadwal pelaksanaannya. Kepastian lebih lanjut diperkirakan baru akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis pasca-Musorprov.