Kaltim Kini Punya Dua Sekolah Garuda Setelah SMA Nasional KPS Balikpapan Raih Status Unggul 2026

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 15:29:44 WIB
SMA Nasional KPS Balikpapan resmi meraih status Sekolah Garuda dan Sekolah Unggul 2026.

SAMARINDA — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin menyampaikan apresiasi atas capaian SMA Nasional KPS Balikpapan. Menurutnya, status ini menjadi motivasi bagi seluruh institusi pendidikan di Benua Etam untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran.

Penilaian Ketat dari Kemdiktisaintek

Armin mengungkapkan bahwa pemilihan sekolah unggulan ini melalui serangkaian penilaian yang ketat. Indikator yang digunakan meliputi potensi akademik siswa dan keberhasilan program penguatan karakter di lingkungan sekolah.

"Aspek lainnya yang turut menjadi indikator penilaian kementerian adalah komitmen nyata institusi dalam mendukung program pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas," ungkap Armin di Samarinda, Senin.

Center of Excellence untuk Transformasi Pendidikan

Dengan menyandang status bergengsi tersebut, SMA Nasional KPS Balikpapan dituntut siap berperan sebagai pusat keunggulan atau center of excellence. Peran ini dinilai vital untuk memberikan inspirasi positif dan mendorong percepatan transformasi pendidikan di daerah sekitarnya.

Pembangunan ekosistem pembelajaran yang berdaya saing global, kata Armin, dipersiapkan secara matang demi menjawab kebutuhan sumber daya manusia unggul di masa depan.

Dua Strategi Disdikbud Kaltim untuk Guru

Untuk mendukung terciptanya sekolah unggul, Disdikbud Kaltim menerapkan dua strategi utama guna meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Strategi pertama mencakup pemberian pelatihan komprehensif bagi guru hingga kepala sekolah.

"Pelatihan ini demi menambah wawasan, keterampilan, serta materi ajar," ucap Armin. Strategi kedua adalah pelaksanaan program pendampingan intensif agar para tenaga pendidik benar-benar mampu menerapkan ilmu hasil pelatihan di ruang kelas.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top