BERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun 2026. Momentum ini dimanfaatkan Bupati Berau untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan mengamankan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam sambutannya, Bupati Berau menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Ia mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Mari kita jadikan semangat gotong royong sebagai fondasi dalam membangun daerah. Persatuan adalah kunci utama menghadapi berbagai tantangan," ujar Bupati Berau dalam amanatnya.
Orang nomor satu di Bumi Batiwakkal itu menyebut, nilai gotong royong sangat relevan dengan kondisi masyarakat Berau yang majemuk. Semangat kebersamaan ini dinilai mampu mempercepat pembangunan dan mengatasi berbagai persoalan sosial.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Berau untuk terus merawat toleransi. Pemkab Berau berharap momen ini mampu memperkuat ikatan sosial antarwarga tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau golongan.
Upacara berlangsung khidmat di halaman kantor Pemkab Berau. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta ribuan ASN dan masyarakat umum.
Rangkaian acara diisi dengan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan teks Pancasila. Suasana penuh semangat kebangsaan terlihat dari antusiasme peserta yang mengikuti jalannya upacara hingga selesai.