BALIKPAPAN — Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi panggung bagi Wali Kota Balikpapan untuk menyampaikan pesan strategis yang menyasar generasi penerus. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa anak muda adalah kunci keberlanjutan nilai-nilai kebangsaan di masa depan.
Wali Kota Balikpapan menilai anak muda memiliki peran sentral dalam merawat semangat Pancasila. Ia mengajak generasi milenial dan Gen Z untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama dalam menjaga harmoni sosial di kota minyak tersebut.
"Dalam momen bersejarah Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Balikpapan secara khusus menitikberatkan ke generasi penerus bangsa, yakni anak muda," demikian pernyataan yang diterima dari pihak Pemkot Balikpapan.
Ajakan ini bukan sekadar seremonial. Wali Kota mendorong generasi muda untuk aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mencerminkan gotong royong. Menurutnya, tantangan era digital justru bisa menjadi alat pemecah belah jika tidak diimbangi dengan pemahaman Pancasila yang kuat.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini digelar di halaman Balai Kota Balikpapan. Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perwakilan organisasi kepemudaan turut hadir. Suasana khidmat mewarnai jalannya upacara yang dipimpin langsung oleh wali kota.
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi agenda nasional yang diperingati di seluruh daerah. Di Balikpapan, momen ini rutin dimanfaatkan untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan di tengah dinamika pembangunan kota yang terus bergerak cepat.