BALIKPAPAN — Manajemen Persiba Balikpapan bergerak cepat mengisi kekosongan kursi pelatih kepala. Yus Arfandy ditunjuk sebagai caretaker, sementara Abdul Rachman masuk ke jajaran kepelatihan sebagai player-coach.
CEO Persiba Balikpapan, Arvi Perwira, menyatakan penunjukan ini untuk menjaga stabilitas program latihan dan persiapan taktis tim. Proses penjaringan pelatih kepala definitif masih berjalan.
Mengapa Sudirman Dilepas di Awal Musim
Keputusan mengakhiri kerja sama dengan Sudirman tidak lepas dari rapor merah Beruang Madu. Dari lima pertandingan Pegadaian Championship, Persiba belum sekalipun meraih kemenangan.
Lini serang hanya menyumbang dua gol, sementara pertahanan kebobolan sembilan kali. Kekalahan 0-2 dari PS Barito Putera menjadi laga terakhir Sudirman sebelum evaluasi menyeluruh dilakukan manajemen.
Peran Ganda Abdul Rachman Selama Transisi
Abdul Rachman yang biasa memimpin tim di lapangan kini masuk ke ruang kepelatihan. Arvi menyebut peran ganda ini untuk mendampingi Yus Arfandy bersama staf kepelatihan yang ada.
"Sebagai player-coach, Abdul Rachman akan mendampingi Yus Arfandy bersama jajaran staf kepelatihan yang ada untuk mengawal persiapan tim menatap laga-laga krusial mendatang," ujar Arvi, Rabu (14/10/2026).
Kriteria Pelatih Kepala Baru Masih Dievaluasi
Manajemen belum menetapkan nama pelatih kepala definitif. Arvi menegaskan proses penjaringan masih dalam tahap evaluasi mendalam.
Penentuan juru taktik anyar akan disesuaikan dengan target klub dan dinamika kompetisi musim ini. Manajemen juga meminta seluruh pemain dan staf ofisial menjaga fokus serta profesionalisme demi mendongkrak performa tim.
Persiba Balikpapan saat ini berada di posisi bawah klasemen Pegadaian Championship. Laga-laga krusial menanti, dan masa transisi kepelatihan menjadi penentu arah tim musim ini.