BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud meresmikan pelaksanaan Car Free Day (CFD) perdana di Taman Tiga Generasi, Balikpapan Selatan, pada Minggu (23/8/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WITA itu langsung dipadati warga yang ingin berolahraga, berburu kuliner, hingga mengunjungi stan UMKM.
Rahmad menegaskan bahwa taman kota harus menjadi ruang interaksi positif bagi masyarakat. Menurutnya, fasilitas yang sudah tersedia di Balikpapan seharusnya bisa dimanfaatkan untuk edukasi anak dan aktivitas keluarga.
"Taman-taman di Balikpapan sudah banyak, artinya anak-anak bisa diajak ke sana, sambil diedukasi atau belajar serta berolahraga," kata Rahmad Mas'ud di sela-sela kegiatan.
Bukan Sekadar Olahraga, tapi Panggung Ekonomi Kreatif
Kepala daerah itu menjelaskan, konsep CFD kali ini sengaja dirancang lebih luas dari sekadar kawasan bebas kendaraan. Pemerintah ingin menjadikan momen ini sebagai etalase bagi pelaku usaha kecil dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan produknya ke publik.
"Pemerintah ingin kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan kreatif untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat," jelasnya.
Ia berharap kehadiran para pelaku usaha di lokasi CFD mampu menciptakan perputaran ekonomi baru. Warga yang datang pagi hari untuk berolahraga diharapkan turut menikmati produk lokal yang tersedia di sekitar kawasan.
Komitmen Pemkot Sediakan Ruang Bermain Anak yang Layak
Rahmad menambahkan, penyediaan ruang publik yang nyaman merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
"Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak bisa tumbuh sehat, aktif, dan memiliki ruang bermain yang aman dan layak," ujar Rahmad.
Selain Taman Tiga Generasi, pemkot juga menyiapkan CFD di sejumlah kawasan lain. Kebijakan ini diambil agar masyarakat di berbagai kecamatan memiliki akses setara terhadap ruang publik dan kegiatan olahraga.
Dukungan Panitia HUT RI: Wadah Kreativitas dan Kebersamaan
Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (Panhut) ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadli, menilai program ini efektif mempertemukan berbagai aktivitas positif dalam satu kawasan aman. Ia menyebut CFD bisa menjadi sarana promosi bagi subsektor ekonomi kreatif, mulai dari fotografi, seni pertunjukan, hingga kuliner.
"Program ini sangat baik karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif untuk berkembang," katanya.
Fadli berharap kegiatan ini berjalan konsisten setiap pekan. Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung secara rutin akan membuka peluang usaha yang lebih besar bagi warga.
"Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan ruang publik ini dengan baik. Ketika warga hadir, berpartisipasi, dan mendukung kegiatan yang ada, maka Car Free Day akan menjadi agenda yang hidup dan terus berkembang," pungkasnya.