KUTAI KARTANEGARA — Keberadaan Yonarmed 22/Kesumawira menjadi tambahan kekuatan pertahanan bagi wilayah kerja Kodam VI/Mulawarman. Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono menilai satuan tempur dengan kemampuan artileri ini diperlukan untuk mendukung perlindungan wilayah-wilayah strategis di Kalimantan Timur.
"Ya tentunya menjadi kekuatan pertahanan tersendiri untuk Kodam VI/Mulawarman. Kita ketahui bahwa perlindungan dan wilayah strategis untuk kesatuan kita menjadi semakin bagus, sehingga kemampuan batalyon tempur seperti ini diperlukan," kata Krido seusai prosesi peresmian.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan demonstrasi kemampuan tempur yang diperagakan personel Yonarmed 22/Kesumawira. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir menyaksikan rangkaian kegiatan tersebut.
Alutsista Baru dengan Jangkauan 280 Kilometer Diserahkan
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) juga diserahkan. Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyebut alutsista tersebut memiliki kemampuan jangkauan hingga 280 kilometer.
"Hari ini diserahkan juga sejumlah rudal yang berjarak 280 kilometer. Kami Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi keberadaan Armed 22 Kesumawira ini karena akan lebih mempertahankan NKRI ke depan," ujarnya.
Luas Wilayah Kaltim Jadi Tantangan Penjagaan
Seno Aji menyambut baik peresmian satuan baru ini. Menurut dia, keberadaan Yonarmed 22/Kesumawira dapat memperkuat sistem pertahanan di Kaltim yang memiliki luas wilayah mencapai sekitar 127.000 kilometer persegi.
"Ini bukan hal yang mudah untuk dijangkau, tapi dengan adanya keberadaan alutsista yang baru di Kalimantan Timur, kita berharap NKRI bisa terjaga dengan baik ke depan," sebut wagub.
Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah, khususnya di titik-titik yang selama ini sulit dijangkau. Dengan tambahan satuan tempur artileri, Kodam VI/Mulawarman diharapkan memiliki daya gentar yang lebih kuat dalam menghadapi potensi ancaman di wilayah perbatasan maupun pesisir Kaltim.