PENAJAM — Pulau Gusung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menjadi perhatian. Kali ini, Yayasan STT Migas Balikpapan turun tangan melalui penyaluran dana Rp30 juta yang dikhususkan untuk pengelolaan lingkungan hidup dan pelestarian terumbu karang di kawasan tersebut.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari kontribusi institusi pendidikan dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Langkah ini dinilai strategis karena Pulau Gusung menyimpan potensi sumber daya alam yang tidak dimiliki wilayah lain.
Potensi Ekonomi yang Perlu Dijaga
Wakil Ketua II Bidang Finansial, SDM, dan Sarana Prasarana STT Migas Balikpapan, Selvia Sarungu, menegaskan bahwa kekayaan alam Pulau Gusung harus dikelola secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan terumbu karang tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga bisa menjadi sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Harapannya bahwa potensi sumber daya alam yang ada di Pulau Gusung ini bisa dikelola dengan baik dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di sini,” ujar Selvia, Senin (17/8).
Ia menambahkan, pengembangan potensi tersebut tidak boleh mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Keseimbangan antara pemanfaatan dan perlindungan menjadi kunci agar ekosistem tetap bertahan dalam jangka panjang.
Peran Generasi Muda dan Teknologi
Selvia mendorong putra-putri daerah agar lebih tertarik mempelajari potensi lingkungan di wilayahnya sendiri. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi fondasi penting dalam pengelolaan kekayaan alam.
“Dan tentunya diharapkan SDM-SDM-nya juga bisa lebih berinovasi lagi dalam mengelola kekayaan alam yang ada di sini,” jelasnya.
Inovasi dan pemanfaatan teknologi disebut sebagai jalan tengah untuk mengembangkan Pulau Gusung tanpa merusak ekosistemnya. Keunikan kawasan ini diharapkan mampu menarik pihak lain untuk turut berkontribusi.
“Artinya ini kan tidak ada di tempat lain dan diharapkan nanti bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pihak-pihak lain untuk juga bisa hadir memberikan kontribusi dalam peningkatan pengelolaan potensi yang ada di Penajam Paser Utara,” pungkas Selfia.
Melalui dukungan ini, STT Migas Balikpapan berharap pengelolaan ekosistem Pulau Gusung terus berkembang dengan mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan dan keterlibatan masyarakat lokal.