Pencarian

Test Drive Ferrari 296 Speciale Aperta 2026: 869 HP, Bobot Turun 132 Pon, dan Karakter Paling Liar dari Maranello

Jumat, 07 Agustus 2026 • 05:58:01 WIB
Test Drive Ferrari 296 Speciale Aperta 2026: 869 HP, Bobot Turun 132 Pon, dan Karakter Paling Liar dari Maranello
Ferrari 296 Speciale Aperta 2026 melintasi perbukitan di sekitar Maranello, Italia, dalam sesi uji coba.

KALIMANTAN TIMUR — Mengemudikan Ferrari 296 Speciale Aperta di perbukitan sekitar Maranello memberikan sensasi yang berbeda dari supercar lain. Model ini bukan sekadar versi terbuka dari 296 GTB, melainkan evolusi dari garis keturunan khusus yang dimulai dari 360 Challenge Stradale, 430 Scuderia, hingga 458 Speciale dan 488 Pista. Resepnya selalu sama: kurangi bobot, tambah tenaga, dan perbaiki aerodinamika tanpa kompromi.

Mesin V6 Hybrid dengan Komponen dari Hypercar F80

Jantung pacu 296 Speciale Aperta adalah mesin 3.0-liter twin-turbo V6 yang dipadukan dengan motor listrik axial-flux. Tenaga dari mesin bensin naik menjadi 691 hp berkat peningkatan boost 3 psi, sementara motor listrik menyumbang 178 hp tambahan. Total output mencapai 869 hp dengan torsi 557 lb-ft yang disalurkan khusus ke roda belakang melalui transmisi kopling ganda delapan percepatan.

Ferrari melakukan diet ketat pada model ini dengan mengganti berbagai komponen. Mesinnya sendiri berkurang 20 pon, termasuk penggunaan crankshaft baru yang lebih ringan hampir lima pon. Yang lebih menarik, piston dan connecting rod titanium diambil langsung dari hypercar F80 yang harganya mencapai jutaan dolar.

Aerodinamika Aktif dan Downforce 960 Pon

Saat melihat bagian belakang, perbedaan paling mencolok adalah adanya dual rear winglets di setiap sudut dan flap aktif di antara keduanya. Flap ini hanya muncul secara otomatis saat downforce maksimum dibutuhkan, misalnya saat pengereman keras dari kecepatan tinggi. Di bagian bawah, diffuser serat karbon berukuran besar menambah kesan agresif sekaligus fungsi aerodinamis yang serius.

Hidung baru dengan saluran udara yang didesain ulang meningkatkan efisiensi aliran udara, mengurangi turbulensi, dan memperbaiki pendinginan. Total downforce yang dihasilkan mencapai 960 pon pada kecepatan 155 mph, meningkat 310 pon dibandingkan 296 standar.

Pengalaman Berkendara: Sensitif, Tepat, dan Brutal

Menyalakan mesin pertama kali terasa aneh karena mobil ini default ke mode eDrive yang berjalan murni dengan baterai. Baru setelah berpindah ke mode Hybrid atau Performance, V6 menyala dengan suara menggeram. Setelah itu, karakter sebenarnya mulai terlihat.

Hal pertama yang terasa adalah sensasi "hampa" yang khas dari mobil yang dipangkas bobotnya. Setiap respons gas terasa langsung dan sangat sensitif—bahkan di mode Performance, getaran kecil dari kaki yang menabrak jalan rusak bisa memicu semburan gas yang tidak diinginkan. Ini bukan mobil untuk pengemudi setengah hati; posisi duduk harus presisi dan fokus harus penuh.

Setelah menemukan posisi yang pas, mobil ini memberi imbalan luar biasa. Bagian depan menempel sempurna di aspal, dan kemudi memberikan umpan balik yang membuat pengemudi merasa menyentuh roda depan secara langsung. Akselerasinya terasa tanpa henti, dan karakter ini sejajar dengan McLaren 750S—hanya saja Ferrari terasa lebih "hidup" dan melibatkan pengemudi dalam setiap prosesnya.

Rem Terbaik yang Pernah Ada di Kelasnya

Sistem pengereman pada 296 Speciale Aperta layak mendapat kredit khusus. Dari kecepatan 155 mph hingga sekitar 50 mph, mobil ini melambat dengan sangat efisien dan stabil. Cara rem menggigit, rasa pedal, dan kemampuan menghentikan laju mobil yang cepat ini terasa ajaib. Suara letupan dari knalpot saat deselerasi menambah pengalaman dramatis yang sulit dilupakan.

Dengan harga dasar estimasi USD 550.000 atau sekitar Rp 8,8 miliar, Ferrari 296 Speciale Aperta jelas bukan mobil untuk semua orang. Namun bagi mereka yang mencari supercar Italia sejati dengan karakter paling liar dan murni, model ini adalah jawabannya. Kekurangan paling konyol yang bisa ditemukan hanyalah port USB-A yang ketinggalan zaman—di tengah mobil masa depan yang sempurna.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: thedrive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks